PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

Editor: Aziz Mahrizal

15 Apr 2026 13:59

Thumbnail PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida
PT Winmar mengunjungi area processing unit, Limagrain, Thailand. (Foto: PT Winmar)

KETIK, MALANG – ​PT Widji Nusantara Makmur (Winmar), produsen benih tanaman pangan terkemuka asal Malang, Jawa Timur, baru-baru ini menggelar studi banding ke Thailand. Langkah strategis ini diambil guna mendongkrak kualitas produksi benih jagung hibrida domestik agar mampu bersaing di pasar global.

​Direktur PT Winmar, Eko Widiastopo, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan Limagrain, perusahaan benih raksasa asal Prancis yang tengah mengekspansi pasar tanah air melalui PT Limagrain Agricon Indonesia (LAI).

​"Kami studi banding untuk belajar tentang karakteristik varietas yang akan diproduksi dan standar SOP terkait untuk processing benihnya," ujar Eko, Rabu, 15 April 2026.

​Dalami SOP Produksi dan Laboratorium

Baca Juga:
Satu Dekade 'Dicuekin', Warga De Cassablanca Malang Geram Developer Tak Kunjung Beresi Dokumen Rumah

Foto PT Winmar saat mengunjungi Laboratorium Pengujian Benih, Limagrain, Thailand. (Foto: PT Winmar)PT Winmar saat mengunjungi Laboratorium Pengujian Benih, Limagrain, Thailand. (Foto: PT Winmar)

Selama di Thailand, tim Winmar membedah secara mendalam berbagai aspek teknis, mulai dari analisis keunggulan dan kelemahan varietas, hingga standar operasional prosedur (SOP) pemrosesan benih.

​"Untuk processing, kita belajar SOP yang ada di Thailand," tambah Eko. Pembelajaran tersebut mencakup rantai produksi hulu ke hilir: mulai dari logistik hasil panen ke pabrik, pengolahan benih, parameter kualitas, hingga penanganan teknis di laboratorium.

​Eko berharap standar tinggi yang diterapkan di Thailand dapat diadaptasi sepenuhnya di Indonesia, termasuk dalam membina ekosistem petani mitra.

Baca Juga:
Kisah Inspiratif Zachcaria, Siswa SMKN 4 Malang Juara LKS Jatim dan Lolos UB

​"Harapannya adalah memang standar yang ada di mereka bisa kita terapkan di Indonesia. Dari mulai budaya di lapangan oleh petani mitra kami, standar budayanya bagaimana, pengolahan penanganan hama penyakitnya bagaimana, terus standar kualitas lapangnya bagaimana," jelasnya detail.

​Komitmen Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Foto PT Winmar mengunjungi area seed production, Limagrain, Thailand. (Foto: PT Winmar)PT Winmar mengunjungi area seed production, Limagrain, Thailand. (Foto: PT Winmar)

PT Winmar sendiri memiliki rekam jejak solid dalam industri benih. Sebelumnya, perusahaan ini telah menjalin kemitraan dengan PT Bayer Indonesia selama hampir tiga tahun dan dipercaya memproduksi sekitar 75 persen kebutuhan benih mereka.

​Kini, Eko menegaskan komitmennya untuk membawa standar internasional ke ranah lokal. Ia mendorong perusahaan dalam negeri untuk mulai membuka diri terhadap standar global.

​"Harapan kami sih, kita yang ada di Indonesia itu perusahaan dalam negeri harus memang juga membuka mata atau membuka peluang, standar yang harus kita lakukan di Indonesia itu sama dengan yang ada di luar (internasional) juga," tegasnya.

​Meski mengadopsi teknologi luar, Eko optimistis Indonesia punya modal dasar yang kuat.

"Secara kultur alam sebenarnya kita di Indonesia lebih unggul, mulai topografi dan iklimnya," imbuhnya.

Eko mengajak produsen benih nasional untuk terus memacu kapasitas produksi dan kualitas agar hasil panen petani semakin optimal.

​"Jadi kita harus berlomba-lomba untuk meningkatkan secara kualitas yang harapannya bisa in line dengan produksi hasil dari petani nanti. Jadi kita memang bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, itu harapan saya," pungkas Eko. (*)

Baca Sebelumnya

Bawa Bukti Baru, Intan Laporkan Balik Rey ke Polresta Malang Kota Atas Dugaan Fitnah

Baca Selanjutnya

Kapolda Kepri Tegaskan Penanganan Kasus Meninggalnya Bripda NS Secara Transparan: Tak Ada yang Ditutupi

Tags:

pt winmar winmar limagrain Thailand Jagung hibrida Jagung benih jagung malang Eko Widiastopo

Berita lainnya oleh Aziz Mahrizal

Perkuat Silaturahmi, RT 05 RW 13 Kelurahan Merjosari Gelar Halalbihalal Idulfitri 1447 H

19 April 2026 09:52

Perkuat Silaturahmi, RT 05 RW 13 Kelurahan Merjosari Gelar Halalbihalal Idulfitri 1447 H

Satu Dekade 'Dicuekin', Warga De Cassablanca Malang Geram Developer Tak Kunjung Beresi Dokumen Rumah

16 April 2026 15:15

Satu Dekade 'Dicuekin', Warga De Cassablanca Malang Geram Developer Tak Kunjung Beresi Dokumen Rumah

Beli Rumah 2 Lantai di De Cassablanca Malang, Warga Kecewa Hanya Terima Dokumen 1 Lantai

16 April 2026 12:33

Beli Rumah 2 Lantai di De Cassablanca Malang, Warga Kecewa Hanya Terima Dokumen 1 Lantai

PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

15 April 2026 13:59

PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

12 April 2026 14:28

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

12 April 2026 12:05

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend