KETIK, BLITAR – Ratusan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) memadati Aula Rakyat Ratu Adil, Jalan Mendut, Kota Blitar, dalam prosesi pengesahan warga baru PSHT Cabang Kota Blitar, Jumat 3 Juli 2026. Prosesi yang berlangsung khidmat itu menjadi momentum bersejarah karena merupakan pengesahan warga pertama di Kota Blitar pada masa kepemimpinan Ketua Umum PSHT Pusat, Kangmas Ir. Taufik.

Suasana sakral begitu terasa sejak awal kegiatan. Selain dihadiri jajaran pengurus dan sesepuh PSHT, acara tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Blitar serta keluarga calon warga baru yang turut memberikan dukungan.

Tuan rumah kegiatan, Mohammad Trijanto, mengatakan pengesahan warga baru bukan sekadar prosesi administratif organisasi, melainkan bagian dari pembentukan karakter generasi muda melalui nilai-nilai persaudaraan yang selama ini menjadi ruh PSHT.

“PSHT bukan hanya mengajarkan bela diri, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan jiwa persaudaraan. Kami berharap nilai-nilai itu terus dijaga oleh seluruh warga, khususnya mereka yang baru disahkan,” ujar Trijanto.

Ia menilai, pembinaan yang dilakukan PSHT telah terbukti mampu melahirkan atlet-atlet pencak silat yang berprestasi hingga tingkat nasional. Salah satunya adalah putranya, Mohammad Galang Satria Dijagat, yang berhasil meraih berbagai prestasi di cabang olahraga pencak silat dan kini menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara.

Baca Juga:
Menteri PKP Bawa Kabar Gembira untuk Blitar, Kuota Bedah Rumah Melonjak dan Akses KUR Makin Mudah

“Prestasi yang diraih anak saya merupakan salah satu bukti bahwa pembinaan di PSHT mampu mencetak generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan mampu bersaing di berbagai bidang,” katanya.

Trijanto berharap kepengurusan PSHT di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pusat Kangmas Ir. Taufik semakin solid serta mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami optimistis PSHT akan semakin maju dan terus memberikan kontribusi positif, baik dalam pembinaan olahraga pencak silat maupun pembentukan karakter generasi penerus bangsa,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Kota Blitar Sriwiyono Wahyu Utomo melalui Hermawan menyebut pengesahan warga baru tahun ini memiliki makna tersendiri bagi perjalanan organisasi di Kota Blitar.

Baca Juga:
Tingkatkan Wawasan Kebangsaan, Pusdipwasbang Unitri Ajak Mahasiswa Napak Tilas Jejak Bung Karno di Blitar

“Ini menjadi sejarah baru bagi PSHT Kota Blitar karena merupakan pengesahan pertama pada era kepemimpinan Ketua Umum Pusat Kangmas Ir. Taufik. Kami berharap momentum ini menjadi awal semakin kuatnya organisasi dalam menjaga nilai-nilai persaudaraan dan meningkatkan kualitas pembinaan anggota,” ujarnya.

Menurut Hermawan, PSHT Kota Blitar juga berkomitmen menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, seluruh warga diminta terus menjunjung tinggi nilai persaudaraan serta menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat maupun aparat penegak hukum.

“PSHT berkomitmen ikut menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif. Persaudaraan adalah fondasi utama organisasi kami,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Hermawan juga meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan PSHT di luar kepengurusan yang sah.

“Kami berharap aparat dapat menindak tegas siapa pun yang mengatasnamakan PSHT tanpa legalitas yang sah. Organisasi PSHT yang memiliki legalitas berada di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pusat Kangmas Ir. Taufik, sehingga masyarakat tidak lagi dibuat bingung oleh pihak-pihak yang mengklaim membawa nama PSHT untuk kepentingan tertentu,” katanya.

Prosesi pengesahan berlangsung tertib hingga selesai. Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi organisasi.

Melalui pengesahan tersebut, para warga baru diharapkan mampu mengamalkan ajaran PSHT dalam kehidupan sehari-hari dengan menjunjung tinggi budi pekerti luhur, semangat persaudaraan, prestasi, serta turut menjaga persatuan dan kondusivitas di Kota Blitar.