Proyek Pokir, TPT Ratusan Juta di Sepanyul Jombang Dikerjakan saat Air Masih Tinggi

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Rahmat Rifadin

5 Jun 2025 08:59

Thumbnail Proyek Pokir, TPT Ratusan Juta di Sepanyul Jombang Dikerjakan saat Air Masih Tinggi
Proyek Pokir TPT di Desa Sepanyul, Kecamatan Gudo Jombang, dikerjakan saat sungai masih digenangi air. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.co.id)

KETIK, JOMBANG – Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Sepanyul, Desa Spanyul, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, dikerjakan dalam kondisi sungai masih digenangi air.

Proyek senilai Rp250 juta ini berasal dari anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Jombang dari PKS.

Kepala Dusun Sepanyul yang juga merangkap sebagai Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Wiwik menjamin kualitas bangunan tetap terjaga meskipun kondisi pengerjaan saat sungai masih digenangi air.

"Gak rusak, tukang lebih paham. Saya jamin kualitasnya lebih baik, di atas spesifikasi, karena saya gak mau ninggal bangunan jelek. Ini untuk masyarakat," ujar Wiwik saat dikonfirmasi, Kamis, 5 Juni 2025.

Baca Juga:
[FOTO] FRMJ Demo Pemkab dan DPRD Jombang: Masyarakat Disuruh Irit BBM, Pejabat Foya-Foya!

Wiwik juga menegaskan bahwa tinggi TPT yang semula 1,7 meter telah disesuaikan menjadi 1,3 meter berdasarkan revisi Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Panjangnya jadi sekitar 300 meter, kalau di papan informasi proyek dan RAB 244 meter untuk panjang TPT," tuturnya.

Kontraktor: Risiko Kualitas saat Air Masih Tinggi 

Sementara itu, seorang kontraktor lokal berinisial NR menyoroti potensi persoalan teknis dalam pengerjaan TPT, yang dilakukan saat sungai masih digenangi air.

Baca Juga:
DPRD Jombang Cium Dugaan Kegagalan Proyek Pasar Ploso, Konsultan Perencana Merangkap sebagai Pengawas

Ia menyebutkan bahwa tanpa pembendungan sementara, pekerjaan pondasi sulit dilakukan secara optimal.

"Kalau digarap saat air masih banyak, kedalaman pondasi berapa kan gak tahu. Disedot pakai pompa, tapi tidak dibendung pakai sesek bambu atau bendungan tanah," kata NR.

Foto Proyek Pokir TPT di Desa Sepanyul, Kecamatan Gudo Jombang, dikerjakan saat sungai masih digenangi air. (Foto: Syaiful Arif/ketik.co.id)Proyek Pokir TPT di Desa Sepanyul, Kecamatan Gudo Jombang, dikerjakan saat sungai masih digenangi air. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.co.id)

Pekerjaan proyek TPT yang dilakukan saat air sungai masih menggenang, menurut NR dapat menimbulkan masalah pada kualitas dan ketahanan bangunan. 

"Pengecoran yang dilakukan secara manual dengan air yang masih menggenang, dapat mengurangi kualitas beton dan membuat struktur bangunan menjadi lebih rentan terhadap kerusakan," tegasnya.

Pekerjaan TPT idealnya dikatakan NR, dilakukan saat musim kemarau atau saat debit air sungai sedang rendah. 

Warga Cemas TPT Cepat Rusak

Salah satu warga Dusun Sepanyul, Jombang Har, mengaku khawatir proyek tersebut tidak akan bertahan lama jika dikerjakan dalam kondisi air tinggi tanpa perencanaan teknis yang matang.

"Kalau tempatnya masih digenangi air, ya tentu gak lama proyek itu bakal ambruk," ujarnya. (*)

Baca Sebelumnya

Silaturahmi PP PBSI dan Pengprov, Perkuat Sinergitas untuk Kemajuan Bulutangkis Indonesia

Baca Selanjutnya

Kemendikdasmen Siapkan 1.515 Guru Fresh Graduate untuk Sekolah Rakyat

Tags:

TPT Jombang Pokir DPRD Jombang Infrastruktur Pedesaan Tembok Penahan Tanah Pekerjaan Pondasi Sungai Gudo DPRD Jombang

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

4 April 2026 06:20

Anggota DPR RI Sadarestuwati Sosialisasikan Empat Pilar di Jombang, Tekankan Persatuan dan Ketahanan Bangsa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar