PPS di Sampang Diduga Palsukan Surat Keterangan Kesehatan Pantarlih

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

9 Agt 2024 07:50

Thumbnail PPS di Sampang Diduga Palsukan Surat Keterangan Kesehatan Pantarlih
PPS Desa Tamberuh Barat Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang Madura (Foto: Istimewa/Faris Reza Malik)

KETIK, SAMPANG – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur diduga memalsukan surat keterangan kesehatan.

Hal tersebut diakui beberapa Pantarlih Desa Tamberu Barat. Mereka tidak melakukan tes kesehatan, tetapi tiba-tiba dapat surat keterangan kesehatan. 

"Waktu saya daftar Pantarlih itu, saya tidak usah melakukan tes kesehatan. Tapi, tiba-tiba dapat surat keterangan kesehatan," ujar salah satu Pantarlih yang enggan disebut namanya, Jumat (09/08/2024).

Bahkan ia mengakui bahwa dipungut biaya sebesar 80 ribu. 

Baca Juga:
Bukan Mobil Tahanan, Terdakwa Korupsi Dana PEN Sampang Datang ke Sidang Menggunakan Innova Reborn

"Kami dan teman-teman Pantarlih lainnya dipungut biaya sebesar 80 ribu. Itu dipotong setelah honor Pantarlih keluar," jelasnya. 

Sementara itu Valentino Rossi, Ketua PPS Tamberu Barat saat dikonfirmasi awak media membenarkan bahwa Pantarlih membayar biaya tes kesehatan sebesar 80 ribu. 

"Itu biaya tes kesehatan sebesar 80 ribu, dan suratnya itu asli karena menggunakan stempel basah. Tapi, saya surat itu tidak membuat di Puskesmas Tamberu Barat, itu kami buat di tempat lain," kilah Rosi. 

Sementara itu dr Moch Jefry, Kepala Puskesmas Tamberu Barat mengungkapkan, jika ada pasien yang tidak datang ke Puskesmas. Tapi, tiba-tiba punya surat keterangan sehat, berarti dugaan kuat suratnya palsu. 

Baca Juga:
Krisis Keluarga di Sampang: Lebih dari Seribu Perempuan Menjanda dalam 10 Bulan

"Kalau masyarakat tidak datang ke Puskesmas, tapi tiba-tiba punya surat keterangan sehat. Berarti ada dugaan kuat suratnya itu palsu," ungkap dr Jefry. 

Terakhir dr Jefry menegaskan untuk biayanya sesuai Perda ialah Rp30 ribu untuk pasien tetap dan pasien baru Rp50 ribu. 

"Kalau masalah biaya itu mas, sesuai dengan Perda ialah 30 ribu untuk pasien tetap. Sedangkan untuk pasien baru itu biayanya 50 ribu, bukan 80 ribu," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Pasangan Dhito-Dewi Kembali Maju di Pilkada 2024

Baca Selanjutnya

49 Warga Kota Malang Terima Satyalancana Kebaktian Sosial dari Wakil Presiden RI

Tags:

Palsukan Keterangan Sehat PPS Kabupaten Sampang

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

15 April 2026 19:22

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Ketua DPD NasDem Sampang Kecam Cover Tempo soal Isu Merger: Partai Politik Bukan Perusahaan

15 April 2026 19:11

Ketua DPD NasDem Sampang Kecam Cover Tempo soal Isu Merger: Partai Politik Bukan Perusahaan

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

14 April 2026 09:00

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H