KETIK, SURABAYA – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya melaporkan ada jemaah haji wafat dan masih berada di Arab Saudi karena sakit. Informasi ini disampaikan oleh Ketua PPIH Debarkasi Surabaya Mohammad As'adul Anam, Kamis, 4 Juni 2026.

"Kami turut berduka cita atas wafatnya jemaah haji yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Semoga almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," kata Mohammad As'adul Anam.

Kemudian untuk jemaah yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi, Anam terus memantau kondisi mereka dengan pihak pemerintah di sana. Ia juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik selama proses pemulangan jemaah haji hingga seluruh kloter tiba di Tanah Air dengan selamat.

Sementara itu, berdasarkan laporan PPIH Debarkasi Surabaya hingga Kamis, 4 Juni 2026. Pihaknya telah menyambut kepulangan 5.684 jemaah dan petugas haji atau 13 persen dari total jemaah dan petugas yang diberangkatkan pada musim haji 2026.

Jumlah itu merupakan akumulasi dari jemaah dan petugas hingga kloter 15, terdiri dari 5.579 jamaah, 25 Petugas Haji Daerah (PHD), 20 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU), serta 60 petugas kloter dan petugas pendukung lainnya.

Baca Juga:
352 Jamaah Haji Kabupaten Tegal Tiba, Dua Jamaah Masih Dirawat di Arab Saudi

Daftar jemaah haji wafat:

1. Hery Widianto (69 tahun), Kloter 12, wafat di bandara.

2.Wayan Rohani Suwasti (63 tahun), Kloter 12, wafat saat menjalani perawatan di RS Haji.

Daftar jemaah haji dirawat di Arab Saudi:

Baca Juga:
Ademnya Wajah Jemaah Haji yang Telah Tiba di Kota Malang

1. Mohammad Dzikri Muiz (65 tahun), Kabupaten Probolinggo, Kloter 4, dirawat di RS Jeddah karena kanker.

2. Siti Mutmainah Asari (64 tahun), Kota Malang, Kloter 14, dirawat di RS Bandara Taif.

3. Matory Ahmad Jalil (78 tahun), Kota Malang, Kloter 14, dirawat di RS King Faisal karena sesak napas. (*)