KETIK, BOJONEGORO – Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro resmi dibuka di GOR Utama Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jumat, 3 Juli 2026.

Ajang olahraga tingkat kabupaten yang mengusung tema "Melangkah Menuju Prestasi" tersebut diikuti 3.535 atlet dari 28 kecamatan yang akan bertanding pada 27 cabang olahraga (cabor).

Pembukaan Porkab II Bojonegoro dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar, Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro Ahmad Supriyanto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Bojonegoro, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian pembukaan diawali dengan pengucapan janji atlet dan janji wasit, kemudian dilanjutkan kick off sebagai tanda dimulainya Porkab II Bojonegoro.

Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan hiburan senam zumba yang diikuti para peserta dan tamu undangan.

Baca Juga:
KONI Kabupaten Malang Gaspol Menuju Porprov Jatim 2027, Bidik Runner-up

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, mengatakan Porkab merupakan agenda strategis hasil kolaborasi antara Dinpora dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga di daerah.

Menurutnya, ajang tersebut menjadi wadah untuk menjaring atlet-atlet potensial dari seluruh kecamatan sekaligus mengevaluasi pembinaan cabang olahraga yang telah berjalan.

"Porkab menjadi momen penting untuk menjaring atlet potensial yang ada di kecamatan-kecamatan, sekaligus menjadi bagian dari persiapan atlet terbaik Bojonegoro menuju Porprov Jawa Timur 2027 di Surabaya," kata Arief.

Ia menjelaskan jumlah peserta Porkab tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga:
Uji Kemampuan Jasmani Prajurit, Kodim 0813 Bojonegoro Gelar PSJM Sistem Blok dan Hanmars 10 Km

"Total peserta Porkab 2026 sebanyak 3.535 atlet dari 28 kecamatan di 27 cabor. Ada peningkatan sekitar 1.000 atlet dari 2025 lalu. Dan Porkab bagian penting sistem pembinaan atlet di Bojonegoro mulai dari kejuaraan tingkat kecamatan hingga Porkab," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengapresiasi seluruh panitia, KONI, Dinpora, dan seluruh kecamatan yang telah berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan Porkab II Bojonegoro.

Menurutnya, Porkab tidak hanya menjadi ajang untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, mempererat persatuan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan atlet.

"Porkab bukan hanya ajang kompetisi untuk meraih kemenangan dan prestasi, tetapi juga sebagai sarana mempererat persatuan, memperkuat rasa persaudaraan, dan menumbuhkan semangat patriotisme insan olahraga," ujar Setyo Wahono.

Ia berharap melalui Porkab II akan lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Bojonegoro di tingkat Provinsi Jawa Timur, nasional, hingga internasional.

Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga suasana kompetisi tetap kondusif.

"Menang itu prestasi, bertanding secara sportif ialah kehormatan," pesannya.

Porkab II Bojonegoro dijadwalkan berlangsung dengan mempertandingkan 27 cabang olahraga sebagai bagian dari sistem pembinaan atlet daerah menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.(*)