KETIK, BOJONEGORO – Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Bojonegoro tidak hanya mengikuti rangkaian perayaan. Organisasi tersebut memilih menghadirkan semangat kemerdekaan melalui aksi sosial dengan membantu warga yang membutuhkan akses listrik layak.
Pada Agustus 2026, PJI Bojonegoro kembali menjalankan program pemasangan listrik gratis bagi masyarakat. Kali ini, Samadi, warga Dusun Jambean RT 14/RW 04, Desa Jamberejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, menjadi penerima manfaat.
Tim PJI Bojonegoro telah menyelesaikan Instalasi Meter Listrik (IML) di rumah Samadi pada Minggu, 16 Agustus 2026. Tahap berikutnya tinggal menunggu Surat Perintah Kerja (SPK) dari PLN sebelum meter listrik dipasang.
Ketua Panitia Program Pemasangan Listrik Gratis PJI Bojonegoro, Didik Supriyanto, mengatakan seluruh pekerjaan instalasi telah rampung. Menurut dia, Samadi kini hanya perlu menunggu proses pemasangan meter dari PLN.
“Instalasi sudah selesai kami kerjakan. Tinggal menunggu SPK dari PLN, setelah itu meteran segera dipasang. Insya Allah dalam waktu dekat listrik sudah bisa menyala,” ujar Didik.
Ketua PJI Bojonegoro, Syamsul Anam atau yang akrab disapa Anam Jozz, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap masyarakat.
Ia menjelaskan, PJI Bojonegoro ingin menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai kesempatan untuk menerjemahkan makna kemerdekaan melalui aksi nyata. Bagi PJI, berbagi dan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat merupakan bagian dari semangat gotong royong.
“Program ini murni hasil swadaya anggota PJI Bojonegoro dan beberapa donatur. Kami berkomitmen menjalankannya setiap triwulan dengan target dua rumah penerima manfaat,” kata Anam.
PJI Bojonegoro berharap program tersebut dapat menjangkau lebih banyak rumah warga yang membutuhkan. Organisasi itu juga berkomitmen mempertahankan program pemasangan listrik gratis setiap tiga bulan dengan sasaran dua rumah penerima manfaat.
Bagi Samadi, bantuan tersebut menjadi hadiah istimewa menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia. Setelah sekian lama menanti, keinginan untuk menikmati penerangan listrik yang layak di rumahnya kini semakin dekat terwujud.
“Saya sangat senang, semoga berkah,” ucap Samadi.
Program PJI Bojonegoro itu sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong. Cahaya yang nantinya menerangi rumah Samadi menjadi simbol bahwa kemerdekaan juga berarti membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih layak. (*)
