KETIK, BONDOWOSO – Komitmen Polres Bondowoso dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel membuahkan hasil membanggakan. Di bawah kepemimpinan AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., institusi tersebut sukses meraih Peringkat I Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Kategori Pagu Besar di wilayah kerja Kabupaten Bondowoso.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Forum Group Discussion (FGD) Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2026 yang digelar Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bondowoso di Aula KPPN Bondowoso, Rabu, 22 Juli 2026. Agenda ini menjadi ajang evaluasi sekaligus apresiasi bagi satuan kerja yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan anggaran negara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, Karumkit Bhayangkara Tk. III Bondowoso AKBP dr. Sukardi Yunus, Kepala KPPN Bondowoso Heru Kutanto, serta para Kuasa Pengguna Anggaran, bendahara, dan pejabat pengelola keuangan dari wilayah Bondowoso, Situbondo, Kabupaten Probolinggo, dan Kota Probolinggo.

Selain seremoni penyerahan penghargaan, forum juga membahas capaian pelaksanaan APBN Semester I Tahun 2026, perkembangan kebijakan perbendaharaan terbaru, hingga penguatan sistem pengelolaan keuangan negara yang semakin berbasis digital, transparan, dan berorientasi pada akuntabilitas.

Kepala KPPN Bondowoso Heru Kutanto mengapresiasi seluruh satuan kerja atas komitmen dalam menjaga kualitas pelaksanaan anggaran selama enam bulan pertama tahun berjalan. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas IKPA harus terus diiringi dengan prinsip efektivitas, efisiensi, serta kepatuhan terhadap regulasi.

Baca Juga:
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disepakati, Sinergi DPRD dan Pemkab Bondowoso Perkuat Akuntabilitas

Dalam pemaparannya, KPPN mencatat pendapatan negara di wilayah kerjanya telah mencapai Rp1,15 triliun. Sementara realisasi Transfer ke Daerah (TKD) menyentuh 54,15 persen dari total pagu Rp4,7 triliun, sedangkan penyaluran Dana Desa telah mencapai 57,03 persen.

Di sisi belanja pemerintah pusat, realisasi anggaran mencapai sekitar Rp981,5 miliar atau 50,3 persen dari pagu. Belanja pegawai menjadi komponen terbesar dengan capaian 54,87 persen, didukung pembayaran THR dan gaji ke-13.

Untuk belanja kementerian dan lembaga, Mahkamah Agung mencatat realisasi tertinggi sebesar 58,85 persen, disusul Kejaksaan RI 55,69 persen dan Polri 54,37 persen.

Sementara pada sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp1,2 triliun kepada 23.610 debitur. Angka tersebut diharapkan mampu terus mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Baca Juga:
Bondowoso Kirim 8 Ton Beras Organik ke Papua dan Kalimantan, Perkuat Posisi sebagai Sentra Pangan Nasional

Di tengah capaian tersebut, Polres Bondowoso tampil sebagai satuan kerja dengan kinerja pengelolaan anggaran terbaik untuk kategori pagu besar. Penilaian IKPA tidak hanya mengukur tingkat serapan anggaran, tetapi juga mencakup kualitas perencanaan, ketepatan pelaksanaan, kepatuhan terhadap aturan, hingga akuntabilitas pertanggungjawaban keuangan.

Prestasi serupa juga diraih jajaran kepolisian lainnya. Polres Situbondo meraih Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di Kabupaten Situbondo, sedangkan Polres Probolinggo menempati Peringkat II untuk kategori yang sama di Kabupaten Probolinggo.

Usai menerima penghargaan, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja secara profesional dalam mengelola keuangan negara.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan bukti nyata bahwa setiap anggaran yang dipercayakan kepada Polres Bondowoso dikelola dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi menjadi cermin komitmen kami untuk memastikan setiap anggaran yang dipercayakan negara dikelola secara tepat, transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja dengan penuh integritas. Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan sekaligus memperkuat pelayanan Polri kepada masyarakat," ujar AKBP Aryo.

Ia menambahkan, pengelolaan anggaran yang profesional merupakan fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan tata kelola keuangan yang baik, berbagai program dapat dijalankan secara efektif sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

AKBP Aryo juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan tantangan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan standar kinerja di masa mendatang.

"Kami akan terus menjaga kepercayaan ini. Tata kelola yang baik harus berjalan beriringan dengan pelayanan yang baik. Setiap rupiah yang dikelola harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Itulah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga amanah negara dan kepercayaan publik," tegasnya.

Keberhasilan Polres Bondowoso menjadi peringkat pertama IKPA memperkuat komitmen institusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas. Di balik capaian tersebut, tersimpan pesan bahwa setiap anggaran negara harus dikelola secara bertanggung jawab agar benar-benar kembali menjadi manfaat bagi masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. (*)