PMK Merajalela di 11 Kecamatan Pacitan, Pemkab Godok SE Penutupan Pasar Hewan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

6 Jan 2025 10:53

Thumbnail PMK Merajalela di 11 Kecamatan Pacitan, Pemkab Godok SE Penutupan Pasar Hewan
Potret Pasar Hewan di Desa Sambong, Kecamatan Pacitan yang masih sepi pengunjung dan pemilik ternak, Senin, 6 Januari 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kian merajalela di beberapa wilayah Pacitan.

Hingga Minggu sore, 5 Januari 2025, dari 12 kecamatan yang ada, tercatat hanya Kecamatan Pringkuku yang belum terdapat laporan terkait kasus PMK.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, Sugeng Santoso, total kasus PMK di Pacitan terbaru mencapai 251 ekor ternak. Naik dari data sebelumnya sebanyak 154 ekor.

"Data saat ini ada 208 ekor ternak dalam kondisi sakit, 17 ekor sudah sembuh, 15 ekor dipotong paksa, dan 11 ekor lainnya mati akibat penyakit ini," papar Sugeng kepada Ketik.co.id

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Salah satu penyebab utama penyebaran PMK di Pacitan adalah tingginya mobilitas ternak, mengingat Pacitan merupakan daerah perbatasan.

"Karena Pacitan daerah perbatasan, memang salah satu indikasi penyebarannya dari lalulintas ternak yang tinggi," ungkap Sugeng soal pemicu utama.

Untuk mengatasi masalah ini, DKPP Pacitan telah membentuk tim penanggulangan PMK yang terbagi dalam 7 tim yang masing-masing bertanggung jawab di tiap kecamatan. 

Sugeng juga menyampaikan, pun informasi terkait PMK telah disebarkan melalui pesan WhatsApp kepada camat setempat, dengan menginstruksikan mereka agar menghubungi petugas kesehatan hewan yang bertanggung jawab di masing-masing wilayah.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Diharapkan dapat mempercepat pelaporan dan penanganan jika ditemukan indikasi penyakit pada hewan ternak," terang Sugeng.

Sebagai bagian dari upaya penanggulangan, DKPP akan melakukan sterilisasi dan disinfeksi di sejumlah Pasar Hewan Pacitan pada hari ini, Senin, 6 Januari 2025.

Sugeng berharap agar para peternak segera melaporkan kondisi ternak yang terindikasi sakit sehingga penanganan bisa dilakukan lebih awal dan mencegah penyebaran lebih lanjut.

"InshaAllah, jika ternak sakit segera dilaporkan dan penanganannya dilakukan tepat waktu, PMK dapat disembuhkan," ujar Sugeng Santoso dengan penuh harap.

Terkait kemungkinan penutupan pasar hewan, Sugeng mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan surat edaran (SE) untuk diajukan kepada pimpinan daerah sebagai bahan pertimbangan keputusan.

"Hari ini rencananya kita ajukan surat edaran untuk diputuskan lebih lanjut," tandas Sugeng.

Pemerintah daerah bersama DKPP Pacitan terus berupaya mengendalikan penyebaran PMK agar tidak berdampak lebih luas, terutama bagi sektor peternakan yang menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi masyarakat Pacitan. (*)

Baca Sebelumnya

Kembali ke Masa Lalu dengan Fitur Street View Google Maps, Begini Caranya

Baca Selanjutnya

23 Calon Idola Baru Siap Tampil di Babak Live Showcase Indonesian Idol Season XIII

Tags:

pacitan PMK Pasar Hewan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

16 April 2026 16:14

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H