Plafon Lobi Belakang Gedung Fahum dan FST UINSA Gunung Anyar Ambrol

Editor: Mustopa

18 Feb 2026 22:59

Thumbnail Plafon Lobi Belakang Gedung Fahum dan FST UINSA Gunung Anyar Ambrol
Tangkapan layar ambrolnya plafon lobi belakang Gedung Fakultas Adab dan Humaniora (Fahum) serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UINSA Gunung Anyar.

KETIK, SURABAYA – Plafon lobi belakang Gedung Fakultas Adab dan Humaniora (Fahum) serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST) di Kampus 2 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Gunung Anyar, ambrol pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 13.00 WIB. 

Saat plafon runtuh, kondisi di sekitar kampus diguyur hujan deras. Area di bawah plafon yang ambrol itu jalur trotoar tengah yang biasa digunakan mahasiswa untuk berteduh maupun sekadar beristirahat di antara pergantian jam kuliah.

Beruntung, saat kejadian tak ada mahasiswa yang menjadi korban. Hal ini dikarenakan mahasiswa yang berada di lokasi tersebut sempat menyingkir sebelum plafon runtuh. 

Salah satu saksi mata, mahasiswa jurusan Sastra Indonesia mengaku sempat mendengar suara mencurigakan dari arah atap tersebut. Mereka pun bergeser ke tempat yang aman.

Baca Juga:
UINSA Buka Pendaftaran Jalur UM-PTKIN 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya

"Kami sedang nongkrong santai di depan lobi seperti biasa, tiba-tiba terdengar suara kretek-kretek dari atas plafon," ujar mahasiswa yang enggan disebut namanya.

Tak lama kemudian plafon yang berukuran cukup besar dengan logo UINSA berwarna keemasan dan hijau itu ambrol. 

"Awalnya hanya satu papan yang jatuh, kami sempat kaget. Namun, tidak berselang lama seluruh bagian plafon lainnya ikut ambrol ke bawah," tambahnya.

Tangkapan layar detik-detik plafon berukuran besar berligo UINSA runtuh.Tangkapan layar plalfon berukuran besar berlogo UINSA saat runtuh. (Instagram)

Baca Juga:
13 Profesor Bersaing Rebut Kursi Rektor UINSA! 4 di Antaranya Perempuan

Detik-detik ambruknya plafon sempat diabadikan mahasiswa yang berada di lokasi dan diunggah dalam Instagram Story @uinsaparkir. 

 "Ambrol, ambrol, ambrol, wo tragedi," ujar mahasiswa berjaket hitam yang berada dalam video berdurasi

Terlihat plafon yang terbuat dari triplek yang diperkuat dengan rangka besi tipis itu jatuh berserakan. Di akhir postingan terdapat keterangan tertulis," Tak kiro disemen, ternyata triplek."

Hasil pengamatan di lokasi menunjukkan dampak plafon yang berserakan itu menutupi hampir seluruh akses jalan keluar, yang merupakan jalur utama bagi mahasiswa yang beraktivitas di area Fakultas Adab dan FST.

Salah satu mahasiswa FST menyesalkan plafon di kampusnya runtuh.

"Kalau dilihat dari luar kelihatannya kuat kayak cor-coran semen, tapi ternyata pas jatuh baru kelihatan hanya dibikin dari triplek,” ujar mahasiswa yang juga enggan disebut namanya.

Setelah kejadian, sejumlah sekuriti kampus melakukan pengamanan dan membersihkan material di lokasi.

Mahasiswa sangat berharap agar pihak kampus segera mengecek secara menyeluruh atap luar di gedung-gedung lain. Mereka tidak ingin kejadian serupa terulang.

Sementara, hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak kampus terkait kejadian tersebut.(*)

Baca Sebelumnya

Anggota DPRD Muara Enim Kholizul Tamhulis Beserta Anaknya Ditangkap Kejati Sumsel, Diduga Terima Rp1,6 Miliar dari Proyek Irigasi

Baca Selanjutnya

Pererat Hubungan TNI dan Tokoh Agama, Satgas TMMD Kodim 0823/Situbondo Gelar Komsos

Tags:

Uinsa Gunung Anyar Plafon Ambrol Fakultas Adab dan Humaniora Fakultas Sains dan Teknologi

Berita lainnya oleh Mustopa

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

13 April 2026 21:26

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

11 April 2026 13:38

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

10 April 2026 22:10

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

10 April 2026 18:49

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

8 April 2026 00:00

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

7 April 2026 08:00

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar