Persoalan Dugaan Penganiayaan ABK di Asemdoyong Pemalang Berakhir Secara Kekeluargaan

Jurnalis: Slamet Sumari
Editor: Mustopa

16 Nov 2025 15:06

Thumbnail Persoalan Dugaan Penganiayaan ABK di Asemdoyong Pemalang Berakhir Secara Kekeluargaan
Proses penyelesaian kasus dugaan penganiayaan terhadap ABK di Pemalang (Foto: Slamet/Ketik.com)

KETIK, PEMALANG – Persoalan dugaan penganiayaan yang sebelumnya sempat menghebohkan warga Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

‎Keluarga korban, Krisdiyanto (19), telah menerima dana kompensasi serta bantuan pengobatan dari pihak terduga pelaku, Johari alias Ateng, seorang tekong atau nakhoda kapal.

‎Kesepakatan tersebut dicapai dalam sebuah acara rembugan yang digelar di Desa Asemdoyong, dan dihadiri oleh keluarga korban, terduga pelaku, serta tokoh masyarakat.

‎Proses mediasi turut disaksikan oleh Abul Hasan selaku Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pemalang, serta Budi Santoso, yang selama ini menjadi pendamping korban sekaligus tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:
Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

‎Budi Santoso, selaku penerima kuasa dari pihak keluarga korban, menyampaikan bahwa penyelesaian ini dilakukan atas dasar musyawarah dan pertimbangan kemanusiaan.

‎“Alhamdulillah, kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Keluarga korban sudah menerima kompensasi dan bantuan biaya pengobatan. Yang terpenting, kondisi korban kini juga sudah berangsur membaik,” ujarnya.

‎Hal senada disampaikan oleh Abul Hasan. Ia mengapresiasi itikad baik kedua pihak yang memilih jalur damai untuk mengakhiri polemik yang sebelumnya ramai diberitakan.

‎“Dengan adanya rembugan ini, kami berharap tidak ada lagi gejolak di masyarakat. Ini menjadi pembelajaran bersama agar hubungan antar nelayan tetap harmonis,” katanya.

Baca Juga:
Serap Lulusan SMK, Pemalang Bidik Investasi Pabrik Otomotif

‎Sebelumnya, kasus ini mencuat dan ramai pemberitaan di berbagai media online. Dalam pemberitaan tersebut, Krisdiyanto, seorang ABK yang memiliki keterbelakangan mental diduga mengalami penganiayaan saat bekerja di kapal pancing.

‎Dirinya ditemukan dalam kondisi sakit oleh warga, kemudian dibawa ke RSUD dr. Ashari Pemalang untuk mendapatkan perawatan dan visum.

‎Budi Santoso saat itu menegaskan bahwa pihaknya siap membantu korban mendapatkan keadilan. Namun setelah melalui berbagai proses komunikasi dan klarifikasi, kedua belah pihak akhirnya memilih menyelesaikan persoalan ini dengan damai.

‎Dengan adanya kesepakatan ini, pihak keluarga berharap situasi kembali kondusif dan korban dapat fokus pada pemulihan kesehatannya.

Sementara itu, tokoh masyarakat dan HNSI Pemalang mengimbau agar seluruh nelayan menjaga kekompakan serta mengutamakan penyelesaian masalah melalui musyawarah.(*) 

Baca Sebelumnya

HUT Media Liputan11, Wabup Tulungagung: Lebih Informatif dan Inspiratif

Baca Selanjutnya

Gelar Pahlawan Nasional KH Kholil dan Gus Dur Disambut Warga Dasuk Sumenep Lewat Tasyakuran

Tags:

pemalang Asemdoyong Taman Pemalang HNSI Nelayan Pemalang Penyelesaian Kekeluargaan Penganiayaan ABK Tekong Kapal Mediasi Damai Kompensasi Korban Berita Pemalang Rembugan Kasus ABK

Berita lainnya oleh Slamet Sumari

Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

14 April 2026 05:40

Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

13 April 2026 20:43

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

12 April 2026 01:49

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

10 April 2026 21:12

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

10 April 2026 16:15

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

Serap Lulusan SMK, Pemalang Bidik Investasi Pabrik Otomotif

8 April 2026 20:11

Serap Lulusan SMK, Pemalang Bidik Investasi Pabrik Otomotif

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar