KETIK, TULUNGAGUNG – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Karangrejo menggelar Musyawarah Kerja Kecamatan (Muskercam) yang dirangkai dengan Halal Bihalal 1447 Hijriah, Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Sembon, Kecamatan Karangrejo, dalam suasana tertib dan penuh kekeluargaan.
Agenda ini menjadi forum strategis bagi perangkat desa untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi ke depan. Selain itu, Muskercam juga dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi kinerja dan penguatan peran PPDI di tingkat kecamatan.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Karangrejo turut hadir dalam kegiatan tersebut. Camat Karangrejo bersama jajaran, Kapolsek, dan Danramil hadir untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah.
Kegiatan ini juga dihadiri pengurus PPDI Kabupaten Tulungagung, para kepala desa se-Kecamatan Karangrejo, serta seluruh anggota PPDI setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor.
Baca Juga:
Bupati Taufik Zainal Abidin Hadiri Halalbihalal Keluarga Besar IPK AsahanKetua PPDI Kecamatan Karangrejo, Hari Tri Ahyono, menegaskan bahwa Muskercam bukan sekadar agenda rutin organisasi. Ia menyebut forum ini sebagai sarana untuk meningkatkan profesionalisme perangkat desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Melalui Muscam ini, kita berharap PPDI semakin solid dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyukseskan program pembangunan di tingkat desa," ujarnya.
Sementara itu, Didik yang mewakili Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung menekankan pentingnya kekompakan anggota sebagai fondasi utama organisasi. Ia mengingatkan bahwa soliditas menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan setiap program kerja.
"Saya berharap program kerja PPDI Kecamatan Karangrejo tidak hanya sekadar wacana, tetapi harus bersifat nyata dan selaras (bersinergi) dengan program PPDI Kabupaten. Kita harus bergerak dalam satu irama agar dampak perjuangan kita dirasakan langsung oleh seluruh perangkat desa," ucapnya.
Baca Juga:
3.505 KDMP Rampung, Pemerintah Siapkan Skema Vertikal untuk Lahan SempitIa juga mengajak seluruh anggota untuk berpartisipasi aktif dalam agenda besar mendatang, yakni peringatan hari lahir (Harlah) PPDI yang akan dimeriahkan dengan lomba paduan suara.
"Ke depan, kita memiliki agenda besar yakni peringatan Harlah PPDI yang akan dimeriahkan dengan Lomba Paduan Suara. Saya mengajak seluruh anggota untuk berpartisipasi aktif. Ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ajang unjuk eksistensi dan kebanggaan kita sebagai pelayan masyarakat," ujarnya.
Dalam forum tersebut, PPDI Kabupaten Tulungagung juga menyampaikan sikap tegas terkait kerja sama dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) daerah. Berdasarkan hasil evaluasi, organisasi memutuskan untuk menangguhkan kerja sama tersebut.
Keputusan ini diambil karena sejumlah komitmen yang belum terealisasi, termasuk rencana penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebesar Rp2,5 juta per bulan yang hingga kini belum terealisasi.
Selain itu, PPDI menilai tingkat suku bunga yang ditawarkan masih memberatkan anggota. Organisasi menegaskan perlunya mitra keuangan yang mampu memberikan solusi, bukan menambah beban ekonomi perangkat desa.
"Fokus kami adalah mencari solusi finansial yang meringankan, bukan justru menambah beban ekonomi perangkat desa," tuturnya.
"Bila komitmen tidak dipenuhi maka tahun 2027 ppdi kab akan mengalihkan kerjasama ke bank lainya," tegasnya.
PPDI juga menyoroti keterbatasan layanan digital pada BPR tersebut, seperti belum tersedianya fasilitas ATM dan mobile banking, yang dinilai menghambat transaksi anggota di era digital.
Selain itu, kebijakan baru melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2026 yang mengatur penyaluran Penghasilan Tetap (Siltap) langsung ke rekening perangkat desa, menuntut kesiapan infrastruktur perbankan yang lebih modern dan responsif.
Dalam kesempatan tersebut, PPDI Kabupaten Tulungagung juga menyatakan komitmennya untuk mendukung kepemimpinan Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, serta siap mengawal program-program sesuai visi dan misi pemerintah daerah.
"Mari kita jadikan momentum Muscam ini sebagai titik balik untuk memperkuat barisan. Selamat bekerja untuk pengurus yang baru, dan mari kita terus berjuang demi marwah perangkat desa," pungkasnya.
Setelah rangkaian Muskercam, kegiatan dilanjutkan dengan Halal Bihalal yang berlangsung hangat. Para perangkat desa saling berjabat tangan dan bermaafan dalam suasana Syawal yang penuh makna.
Camat Karangrejo, Suhartono, S.Sos., M.M., mengapresiasi kekompakan PPDI yang tetap terjaga. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah dinamika tata kelola pemerintahan desa yang semakin kompleks.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Melalui kegiatan ini, PPDI Kecamatan Karangrejo diharapkan semakin solid dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan. (*)