Upacara Tiga Hari Besar Nasional, Plt Bupati Tulungagung Serukan Revolusi Karakter

2 Juni 2026 13:07 2 Jun 2026 13:07

Sugeng Hariyadi, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Upacara Tiga Hari Besar Nasional, Plt Bupati Tulungagung Serukan Revolusi Karakter

Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin di dampingi Sekretaris Daerah Tulungagung Tri Hariyadi saat mengadakan pers rilis usai apel. (Foto : Hariya / ketik. com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Halaman Kantor Bupati Tulungagung menjadi saksi bisu khidmatnya upacara gabungan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 pada Selasa 2 Juni 2026 pagi. 

Agenda besar ini dihadiri oleh jajaran pemkab, ASN, pelajar, hingga tokoh masyarakat. Bertindak sebagai inspektur upacara, Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengingatkan bahwa momen tiga hari besar ini adalah alarm penting untuk memperkuat kembali fondasi kebangsaan di tengah masyarakat.

Dalam sesi wawancara, Ahmad Baharudin mengimbau agar peringatan Hari Lahir Pancasila tidak terjebak dalam ritual seremonial belaka. 

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikannya ajang introspeksi diri dalam mengimplementasikan nilai-nilai ideologi negara.

"Ini bukan sekadar rutinitas upacara. Esensi utamanya adalah bagaimana kita berefleksi dan membumikan Pancasila dalam tindakan nyata, demi mewujudkan mimpi besar para pendiri bangsa," tegasnya Ahmad Baharudin di hadapan awak media. 

Ahmad Baharudin berpesan agar Pancasila diturunkan dalam tindakan sehari-hari, bukan sekadar dihafalkan saat upacara tahunan melainkan untuk Introspeksi Diri, menakar sejauh mana nilai Pancasila telah dijalankan. 

Sinergi Multisektor, menyadari bahwa pembangunan Tulungagung butuh tangan dingin lintas generasi, mulai dari dunia pendidikan hingga pelaku usaha. Pilar Karakter, menjadikan pendidikan dan Pancasila sebagai modal utama membentuk generasi yang berintegritas.

Ia juga menggarisbawahi bahwa kemajuan Tulungagung mustahil bertumpu pada pemerintah saja. Semangat gotong royong yang melibatkan akademisi, pelaku usaha, pemuda, dan masyarakat sipil menjadi kunci utama menghadapi tantangan zaman. 

Menurutnya, kolaborasi mutakhir antara pendidikan berkualitas dan karakter Pancasila adalah pilar utama menuju daerah yang mandiri, kompetitif, namun tetap bersatu. (*)

Tombol Google News

Tags:

plt bupati tulungagung Ahmad Baharudin Tulungagung Pemkab Tulungagung