KETIK, TULUNGAGUNG – Sepanjang jalan Kamituwo, Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung tampak gemerlap dan dipadati oleh antusiasme warga pada Sabtu malam, 11 Juli 2026.
Pemerintah Desa Bukur secara resmi menggelar kegiatan Bazar UMKM dan Pentas Seni, sebuah acara perdana yang sukses menyedot perhatian masyarakat setempat.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Bukur, Juni, didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK (TPPKK).
Turut hadir pula jajaran perangkat desa, Lembaga Desa, jajaran Ketua RT dan RW, seluruh Kepala Sekolah di wilayah Desa Bukur beserta jajarannya, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Kemeriahan malam itu sudah terasa sejak sore menjelang malam.
Baca Juga:
Pemdes Jabalsari Gandeng NU Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim TulungagungTepat pukul 19.00 WIB, kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Bukur, Juni.
Sebelum prosesi pembukaan, suasana malam dibuka dengan syahdu lewat lantunan tetembangan tradisional yang dibawakan secara apik oleh tim karawitan siswa-siswi SDN Bukur 2.
Rangkaian acara dalam rangka Bersih Desa Bukur tahun 2026 ini kian semarak dengan hadirnya 17 stand bazar.
Seluruh stand tersebut terbagi atas 16 stand yang dikelola oleh masing-masing RT di Desa Bukur, ditambah dengan 1 stand khusus dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang ikut serta meramaikan dan memamerkan potensi lokal.
Baca Juga:
Lesehan Bareng Warga di Musim Bediding, Plt. Bupati Tulungagung Bertekad Wujudkan Jagung Lokal Bukan Jago KandangDalam sambutannya saat membuka Bazar UMKM dan pentas seni, Kepala Desa Juni menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar acara ini dapat berjalan dengan lancar, meriah, dan sukses sesuai keinginan bersama.
"Semoga dengan izin Allah SWT, kita bisa melaksanakan kegiatan Bazar UMKM di Desa Bukur ini dengan lancar, meriah, dan sukses. Harapan kami, ini adalah event pertama yang ada di Desa Bukur, semoga nanti selalu mendapatkan rida dan izin Allah SWT," ujar Juni.
Juni juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia penyelenggara serta para Ketua RT se-Desa Bukur yang telah memberikan dukungan penuh.
Menurutnya, acara ini merupakan wujud nyata dari aspirasi dan keinginan seluruh warga Desa Bukur yang merindukan adanya kegiatan bazar.
Sebagai event pertama, Juni berharap perhelatan yang sudah berjalan meriah ini dapat menjadi bahan koreksi dan evaluasi agar ke depannya bisa diselenggarakan lebih meriah lagi.
Lebih dari itu, bazar ini ditujukan untuk membangkitkan dan menunjukkan bahwa ekonomi Desa Bukur tetap berjalan dengan baik dan tangguh di tengah situasi yang sulit.
Apresiasi Kreativitas Stand UMKM dan Bakat Anak Desa
Suasana bazar terlihat sangat kompetitif namun penuh keakraban. Setiap stand RT maupun BUMDES dihias dengan kreatif dan apik.
Para warga saling berlomba menampilkan produk-produk unggulan dan kreativitas khas dari lingkungan masing-masing.
Selain sektor ekonomi, panggung pentas seni juga menjadi sorotan utama.
Juni memuji penampilan seni budaya yang disuguhkan, yang tidak lain merupakan karya luar biasa dari anak-anak Desa Bukur sendiri.
"Pada malam hari ini, anak-anak Desa Bukur betul-betul menunjukkan keunggulannya, menunjukkan kreativitasnya kepada Bapak Ibu semua, para orang tua, wali murid, dan juga masyarakat Desa Bukur," tambahnya.
Keberhasilan penampilan anak-anak ini, lanjut Juni, tidak lepas dari bimbingan dan dedikasi luar biasa dari para guru, pendidik, serta para Kepala Sekolah yang ada di Desa Bukur.
Di akhir sambutannya, Kepala Desa Juni mengimbau kepada seluruh masyarakat desa untuk tidak ragu menyekolahkan anak-anak mereka di lembaga pendidikan lokal, mulai dari PAUD, TK, hingga SD yang ada di Desa Bukur.
Ia mengajak seluruh warga bangga karena mutu pendidikan di desa sendiri terbukti unggul dan mampu menorehkan banyak prestasi.
Melalui kegiatan terpadu ini, Pemerintah Desa Bukur berharap rasa persatuan, kesatuan, serta guyub rukun antar-RT dapat semakin erat, sekaligus menjadi momentum penting dalam memajukan dan membanggakan Desa Bukur ke depan.(*)