KETIK, SAMPANG – Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polres Sampang, Iptu Yuda Julianto, menunjukkan komitmen kuatnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, Iptu Yuda Julianto mengambil langkah terobosan dengan turun langsung mengedukasi masyarakat melalui dakwah keliling setiap subuh.
Dalam aksi preventif ini, dia menggandeng para ulama dan tokoh agama setempat untuk menyampaikan pesan pencegahan narkoba di masjid-masjid usai pelaksanaan salat subuh berjemaah.
Pendekatan spiritual dan persuasif ini dipilih agar imbauan bahaya penyalahgunaan narkotika dapat diterima lebih efektif dan menyentuh hingga tingkat tapak masyarakat.
Baca Juga:
Anggota DPRD Sampang Bantah Fasilitasi dan Tebus Bandar Narkoba Rp200 Juta"Sebagai Kasatresnarkoba, saya berkomitmen penuh untuk melepaskan Kabupaten Sampang dari cengkeraman narkoba. Pemberantasan tidak cukup hanya dengan penangkapan, tetapi harus dibentengi dari sisi moral dan keagamaan. Oleh karena itu, kami merangkul para ulama untuk bersama-sama mengimbau warga agar mencegah dan menghindari bahaya barang haram tersebut," tegasnya. Minggu, 8 November 2026.
Langkah cerdas Iptu Yuda Julianto yang menyatukan peran kepolisian dan ulama ini mendapat apresiasi positif dari jemaah dan masyarakat. Selain mempererat silaturahmi antara aparat dan warga, kehadiran langsung Kasatresnarkoba di tengah masyarakat pada waktu subuh memberikan rasa aman serta meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya menjaga lingkungan keluarga dari ancaman narkotika.
"Kami berharap gerakan dakwah keliling subuh ini dapat terus berlanjut secara konsisten demi mewujudkan Kabupaten Sampang yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba," pungkasnya. (*)