Pemprov Jatim Genjot Konektivitas Antar Pulau Lewat Optimalisasi Pelabuhan Regional

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

17 Mei 2025 18:20

Thumbnail Pemprov Jatim Genjot Konektivitas Antar Pulau Lewat Optimalisasi Pelabuhan Regional
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Sebagai provinsi yang memiliki banyak pulau, konektivitas antar wilayah menjadi tantangan tersendiri bagi Jawa Timur. Tantangan terbesar dalam konektivitas di Jawa Timur adalah bagaimana menghubungkan antar pulau dengan baik untuk menekan biaya logistik.

Dalam distribusi barang dan jasa, proses pengiriman antar pulau sering kali menjadi tantangan tersendiri karena biaya yang tinggi menyebabkan melonjaknya harga logistik.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono mengatakan salah satu cara menekan biaya logistik yang mahal adalah dengan memanfatkan keberadaan pelabuhan regional yang ada di daerah-daerah. Dengan keberadaan pelabuhan tersebut maka barang dapat langsung dikirimkan ke tujuan tanpa harus transit terlebih dahulu.

"Seperti contoh barang itu tujuannya lamongan, tapi harus diarahkan dulu ke Tanjung Perak. Hal inj lah yang membuat biaya menjadi mahal karena harus transit dulu," jelas Nyono, Sabtu 17 Mei 2025.

Baca Juga:
Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

"Nanti dari Tanjung Perak jadi ada biaya lagi buat pengiriman ke Lamongan. Makanya biaya logistik jadi mahal," imbuhnya.

Dirinya menambahkan keberadaan pelabuhan regional, juga dapat berfungsi sebagai pelabuhan pengampuh yang akan memasok pelabuhan utama. Saat ini Jawa Timur telah mengambil alih 4 pelabuhan regional atau pengampuh yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Perhubungan. Pelabuhan tersebut terdapat di Bawean, Kangean,Masalembu, dan Sapeken.

"Ke empat pelabuhan tersebut sudah kita ambil alih dan kita revitalisasi agar memiliki fasilitas yang terstandart," tambahnya.

Kedepan Pemprov Jatim berencana untuk mengambil alih 10 pelabuhan regional lain yang saat ini masih kelolah oleh Kementerian Perhubungan. Dengan pengambil alih an ini Pemda dapat memanfaatkannya untuk memaksimalkan proses supply dan demand di wilayahnya. 

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Wajibkan Sistem FIFO Digital, Cegah Logistik Bencana Kedaluwarsa

Dengan proses pengiriman yang semakin ringkas, barang dan jasa dapat tiba lebih cepat. Hal ini juga berimbas pada penekanan harga logistik yang semakin murah. Dengan adanya konektivitas yang semakin ringkas daya saing Jawa Timur juga akan semakin baik.

"Dengan begini daya saing kita akan semakin kuat dan berimbas pada harga barang dan jasa yang semakin murah," paparnya.

Selain pengambil alih an pelabuhan regional, diversifikasi transportasi juga sangat penting untuk dikembangkan untuk menjangkau daerah lain yang lebih luas. Dari transportasi laut, darat dan udara semuanya harus terhubung untuk meningkatkan konektivitas di wilayah Jawa Timur yang terdiri dari banyak pulau.

"Tidak hanya pelabuhan, transportasi darat dan udara juga harus dikembangkan untuk diversifikasi agar konektivitas bisa lebih baik dna cepat," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Wakil Ketua DPRD Surabaya Ajak Perempuan Jadi Pelopor Gaya Hidup Sehat di Lingkungan

Baca Selanjutnya

Doa Bersama MKKS SMKS Tuban Sambut SPMB, Kacabdin Optimis Peluang SMK Swasta

Tags:

Dinas Perhubungan Pelabuhan Regional Biaya Logistik transportasi barang jasa

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar