Pemkab Sleman, Pertamina dan Hiswana Temukan 9 Rumah Makan Gunakan Elpiji 3 Kg

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: M. Rifat

27 Jun 2024 02:16

Thumbnail Pemkab Sleman, Pertamina dan Hiswana Temukan 9 Rumah Makan Gunakan Elpiji 3 Kg
PT Pertamina Patra Niaga JBT, Pemkab Sleman dan Hiswana Migas DIY melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyaluran Elpiji 3 Kg di wilayah Sleman tengah dan timur (25/6/2024). (Foto: Humas Pemkab Sleman)

KETIK, YOGYAKARTA – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sleman Haris Martapa dan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Sleman Suyanto Pemkab Sleman memimpin Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyaluran Elpiji 3 Kg di Rumah Makan, Laundry, Restoran dan Cafe, Selasa (25/6/2024).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY dan  PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT).

Sales Area Manager (SAM) Retail Yogyakarta, Weddy Surya Windrawan dalam keterangannya menyebutkan Pertamina sebagai operator sekaligus menyosialisasikan aturan penggunaan gas bersubsidi 3 kg.

Ia berharap kerja sama antara Pertamina dengan Pemkab Sleman dan regulator tersebut bisa berjalan terus. Menurut Weddy kegiatan itu selain untuk sosialisasi sekaligus untuk mengedukasi masyarakat.

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Sementara itu Haris Martapa, Kamis (27/6/2024) menerangkan Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan kegiatan monitoring dan pembinaan pengawasan terhadap penggunaan elpiji 3 kg di rumah makan menengah dan besar.

Pada kesempatan kali ini, sebut Haris,  pelaksanaannya dilakukan di wilayah Sleman tengah dan timur yang berlokasi di jalan Tajem dan jalan Sambisari.

Ia ungkapkan, melalui monitoring dan pembinaan yang dilaksanakan di 12 lokasi tersebut, ditemukan 9 lokasi rumah makan kategori menengah dan besar menggunakan elpiji 3 kg.

Karena kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan, kemudian setiap 2 tabung gas elpiji 3 kg diganti dengan 1 tabung gas elpiji 5,5 kg. Alhasil, sebanyak 64 tabung gas elpiji 3 kg yang ditemukan kemudian dilakukan penukaran dengan 30 tabung elpiji 5,5 kg.

Baca Juga:
Syawalan di Sleman, Sri Sultan HB X: Orang Arif Takut Melanggar Norma

"Temuan tersebut sudah ditindaklanjuti dengan melakukan penukaran gas 3 kg, dengan gas elpiji 5,5 kg (Bright Gas)," terangnya.

Ia ungkapkan, sesuai dengan Perpres 104 tahun 2007 dan Perpres 308 tahun 2019 jelas penggunaanya untuk rumah tangga, usaha mikro (perorangan), petani dan juga untuk nelayan.

Ditambahkan, kegiatan sidak ini juga dilakukan untuk mengimbau masyarakat karena, penggunaan gas elpiji3 kg hanya untuk masyarakat kurang mampu.

"Subsidi kita kan sudah terlalu banyak ini bisa dipergunakan untuk kegiatan kegiatan masyarakat yang lain. Sehingga harapan kami mari kita arif untuk penggunaan barang subsidi agar nanti dapat tepat sasaran bersama sama,” pesannya.

Di akhir keterangannya, Haris Martapa mengingatkan kepada pelaku usaha dan juga untuk rumah tangga yang mampu, agar menggunakan gas yang tidak bersubsidi. (*)

Baca Sebelumnya

Mengenal CEO Muda Wafdullah Travel, Umur 27 Tahun Sukses Menghantar 5.000 Jemaah Umrah

Baca Selanjutnya

Euro 2024: Daftar Tim Lolos Babak 16 Besar dan Jadwal Lengkapnya!

Tags:

PT Pertamina Patra Niaga Yogyakarta Hiswana Migas DIY Sales Area Manager (SAM) Retail PT Pertamina Patra Niaga Yogyakarta Pemkab Sleman Monev Penyaluran Elpiji 3 Kg

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H