Pemkab Lebak Dukung Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Target 87 Persen LBS

Jurnalis: Abdul Kohar
Editor: Rahmat Rifadin

18 Feb 2026 11:02

Thumbnail Pemkab Lebak Dukung Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Target 87 Persen LBS
Badan Perencanaan Pembangunan, Riset Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional secara virtual pada Jumat (13/2/2026). (Foto: Dokumen Bapperida Lebak)

KETIK, LEBAK – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional secara virtual pada Jumat (13/2/2026).

Rakor tersebut membahas langkah strategis percepatan penetapan LP2B guna mendukung target nasional, yakni 87 persen Lahan Baku Sawah (LBS) ditetapkan sebagai LP2B. Target ini merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang percepatan penetapan LP2B dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapperida Lebak, Widy Ferdian, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak berkomitmen mendukung penuh kebijakan tersebut, terutama dalam pengendalian alih fungsi lahan sawah produktif.

Menurutnya, sawah produktif dengan dukungan irigasi teknis memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas produksi pangan daerah. Karena itu, pengendalian alih fungsi lahan harus dilakukan secara terarah dan terukur agar tidak mengganggu keberlanjutan produksi pangan.

Baca Juga:
Sunatan Massal di Citorek, Bukti Kepedulian Bupati Lebak

“Alih fungsi lahan pertanian harus dikendalikan secara sistematis berbasis data yang akurat. Sawah beririgasi teknis merupakan aset penting daerah dalam menjaga ketahanan pangan,” ujar Widy Ferdian.

Dalam rakor tersebut, lanjut Widy, pemerintah daerah didorong untuk melakukan proses cleansing atau pemutakhiran data spasial Lahan Baku Sawah sebelum penetapan LP2B dilakukan. Proses ini meliputi identifikasi status Hak Guna Bangunan (HGB), Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), serta sinkronisasi dengan kawasan hutan.

Ia menilai, pemutakhiran data menjadi langkah krusial untuk memastikan ketepatan luasan lahan dan menghindari potensi tumpang tindih kebijakan di lapangan.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Lebak akan melakukan verifikasi dan pembaruan data secara bertahap dan mandiri sembari menunggu hasil cleansing dari kementerian. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat proses penetapan LP2B sekaligus memastikan kesesuaian dengan kebijakan tata ruang daerah.

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

Selain itu, koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten akan terus diperkuat guna menjaga keselarasan data dan kebijakan dalam perlindungan lahan pertanian.

Widy menegaskan, perlindungan LP2B menjadi instrumen penting dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan wilayah dan keberlanjutan sumber daya pangan. 

“Di tengah dinamika pembangunan, kita harus memastikan lahan pertanian tetap terlindungi demi kepentingan generasi mendatang,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Subandi Perintahkan Pengaspalan Ulang Jalan Rusak sambil Menunggu Betonisasi

Baca Selanjutnya

Keberuntungan Shio Kuda di Sepanjang 2026 dan Peluang yang Menyertainya

Tags:

Bapperida Lebak Widy Ferdian Rakor Penetapan Lahan Pertanian Kabupaten Lebak ketik.com

Berita lainnya oleh Abdul Kohar

Sunatan Massal di Citorek, Bukti Kepedulian Bupati Lebak

19 April 2026 15:06

Sunatan Massal di Citorek, Bukti Kepedulian Bupati Lebak

Antusiasme Warga Warnai Kegiatan Sunatan Massal dan Layanan Kesehatan di Puskesmas Citorek

19 April 2026 08:50

Antusiasme Warga Warnai Kegiatan Sunatan Massal dan Layanan Kesehatan di Puskesmas Citorek

Pemkab Lebak Percantik Wajah Kota, Billboard Beralih ke Videotron

18 April 2026 13:04

Pemkab Lebak Percantik Wajah Kota, Billboard Beralih ke Videotron

Lebak Niaga Promosikan Beras Lokal di Pameran Seba Baduy 2026

18 April 2026 12:51

Lebak Niaga Promosikan Beras Lokal di Pameran Seba Baduy 2026

Kecamatan Cijaku Raih Penghargaan Musrenbang Award, Bupati Lebak Beri Hadiah

18 April 2026 08:20

Kecamatan Cijaku Raih Penghargaan Musrenbang Award, Bupati Lebak Beri Hadiah

Realisasi APBD Lebak 2026 hingga April Capai 25,85 Persen, Belanja Masih 17,64 Persen

17 April 2026 20:38

Realisasi APBD Lebak 2026 hingga April Capai 25,85 Persen, Belanja Masih 17,64 Persen

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend