Pemkab Blitar Kembangkan Budidaya Cabai Off Season Melalui Pemanfaatan DBHCHT untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Muhammad Faizin

20 Nov 2025 11:08

Thumbnail Pemkab Blitar Kembangkan Budidaya Cabai Off Season Melalui Pemanfaatan DBHCHT untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan
Kepala Bidang Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar, khususnya Bidang Sarana Tanaman Pangan dan Hortikultura, Siswoyo Adi Prasetyo, Kamis 20 November 2025. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar menyiapkan langkah strategis untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap aman sekaligus menekan potensi lonjakan harga yang kerap terjadi setiap tahun. Salah satu terobosan yang digencarkan adalah pengembangan budidaya cabai off season melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025.

Program ini diarahkan menjadi penyangga harga cabai ketika pasokan nasional menurun—situasi yang biasanya memicu inflasi dan lonjakan harga di pasar.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar melalui Bidang Sarana Tanaman Pangan dan Hortikultura menjadikan program ini sebagai prioritas utama. Kepala Bidang, Siswoyo Adi Prasetyo, menegaskan bahwa cabai adalah komoditas yang sangat sensitif terhadap cuaca dan permintaan pasar.

“Penanaman cabai off season ini kita arahkan untuk musim hujan. Di Blitar Utara, hampir tidak ada petani yang menanam cabai saat hujan karena risiko hama lebih tinggi. Dengan model tanam di luar musim ini, panennya nanti bisa menjadi penyangga harga,” ungkapnya, Kamis, 20 November 2025.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

Melalui DBHCHT 2025, budidaya cabai off season dipusatkan di empat kecamatan: Doko, Talun, Nglegok, dan Srengat. Semua wilayah tersebut dipilih berdasarkan kesiapan kelompok tani serta kecocokan lahan.

DKPP memastikan hanya kelompok hortikultura yang berpengalaman dan memiliki kemampuan teknis yang diikutkan, mengingat budidaya saat musim hujan memiliki risiko hama dan penyakit yang jauh lebih tinggi.

Total luas lahan yang dikembangkan mencapai 16 hektare, masing-masing empat hektare untuk empat kelompok tani. Pemerintah memberikan dukungan sarana produksi seperti benih tahan virus, pupuk kimia dan organik, serta mulsa plastik untuk menunjang keberhasilan tanam.

Hingga pertengahan November, proses pengadaan sarana produksi masih berjalan. Penanaman ditargetkan dimulai pada Desember 2025, dengan panen diperkirakan berlangsung pada Februari–Maret 2026, periode ketika pasokan cabai biasanya menurun tajam.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Siswoyo menegaskan bahwa program ini bukan bagian dari diversifikasi tanaman bagi petani tembakau, melainkan diarahkan untuk penguatan sarana produksi pangan. Karena itu, penerima manfaatnya adalah kelompok tani hortikultura yang memang telah lama mengelola tanaman sayuran.

“Benih cabai yang digunakan varietas tahan virus, tetapi perawatannya tetap harus ekstra. Kami akan mendampingi penuh agar petani tidak bekerja sendiri,” ujarnya.

Pendampingan teknis dilakukan mulai dari persiapan lahan hingga masa panen, mengingat intensitas serangan hama di musim hujan cenderung meningkat.

Program ini menyasar dua tujuan sekaligus: menjaga stabilitas harga cabai serta memastikan petani tetap produktif sepanjang tahun. Jika berhasil, model budidaya ini bisa diperluas pada tahun-tahun berikutnya untuk memperkuat basis produksi cabai lokal.

Bagi Pemkab Blitar, DBHCHT bukan sekadar instrumen anggaran. Program ini menjadi alat penggerak ekonomi desa melalui strategi tanam yang adaptif dan berani.

Dengan menanam saat wilayah lain berhenti, Kabupaten Blitar mengambil langkah proaktif untuk menjaga pasokan, menekan inflasi, dan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi petani. 

Baca Sebelumnya

BLT DBHCHT Ringankan Beban Ribuan Buruh Tembakau dan Cengkeh di Blitar

Baca Selanjutnya

Pemkab Blitar Dorong Kebangkitan Tembakau Lokal Lewat Riset Pemupukan dan Bimtek Petani

Tags:

Blitar Kabupaten Blitar DBHCHT tembakau

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Sinergi Desa dan Petani, Sragi Talun Blitar Perkuat Ketahanan Pangan dari Akar Rumput

16 April 2026 16:37

Sinergi Desa dan Petani, Sragi Talun Blitar Perkuat Ketahanan Pangan dari Akar Rumput

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H