Pemkab Bandung Gelontorkan Rp7 Miliar Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

16 Mei 2025 11:56

Thumbnail Pemkab Bandung Gelontorkan Rp7 Miliar Bantuan Usaha Ekonomi Produktif
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat launching program Program Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) di Soreang, Kamis (15/5/25). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna me-launching program Penciptaan Lapangan Kerja Baru melalui Program Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Perorangan tahun anggaran 2025.

Launching program penciptaan lapangan kerja baru ini dilaksanakan dalam rangka implementasi program 100 hari kerja Bupati-Wakil Bupati Bandung, bertempat di Grand Sunshine Soreang, Kamis (15/5/2025). 

"Sebagai upaya perlindungan dan pemberdayaan sosial masyarakat rentan dan miskin, pada hari ini saya launching program penciptaan lapangan kerja baru melalui bantuan Usaha Ekonomi Produktif bagi KUBE dan perorangan," ujar Bupati Bandung.

Bupati itu menyebut beberapa jenis bantuan usaha yang diberikan terdiri dari ternak domba, konveksi, warungan, olah pangan dan usaha dagang beras, dengan total anggaran sekitar Rp 7 miliar.

Baca Juga:
Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Sementara itu, penerima manfaat program ini berjumlah 1.224 orang terdiri atas KUBE sebanyak 106 kelompok atau 530 orang dan perorangan sebanyak 694 orang.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menambahkan, dalam rangka fasilitasi dan pendampingan yang intensif bagi masyarakat penerima manfaat, pihaknya juga menyiapkan tenaga pendamping program yang di antaranya berasal dari PSM, Karang Taruna dan Puskesos di setiap kecamatan berjumlah 50 orang.

Sebelum mendapatkan bantuan UEP, para penerima manfaat terlebih dahulu diberikan bimbingan sosial yang dilaksanakan secara bertahap selama dua hari.

"Saya apresiasi, memang Dinsos ini harus gerak cepat karena keberadaan Dinsos dibutuhkan. Jangan cuma wacana, tapi implementasi di lapangan. Ini merupakan implementasi dari misi kedua Bupati Bandung yakni ekonomi inklusif dan berkeadilan," kata Kang DS. 

Baca Juga:
Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Ia optimistis program penciptaan lapangan kerja ini akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi di masyarakat terutama bagi masyarakat yang belum tersentuh bantuan pemerintah. 

"Contohnya di Kabupaten Bandung itu ada 123 ribu janda. Ini tentu akan jadi masalah jika kita diam. Akan jadi masalah jika Dinsos diam," tuturnya. 

"Maka melalui visi misi Lebih Bedas, kita akan realisasikan berbagai program untuk seluruh masyarakat. Jadi, silahkan masyarakat yang mau usaha apa. Silakan usulkan melalui program ini. Boleh kelompok, boleh perorangan," imbuhnya.

Ia meminta Dinsos maupun pendamping serta Karang Taruna untuk mengecek ulang para calon penerima manfaat agar program tersebut benar-benar tepat sasaran. 

Kang DS juga berharap program penciptaan lapangan kerja baru ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bandung. 

"Saya berharap ke depan masyarakat yang dibantu melalui program ini, tidak lagi sebagai penerima, namun ke depan bisa menjadi tangan di atas dan bisa memberdayakan masyarakat sekitarnya. Semoga semuanya maju dan sukses," ucap Kang DS.(*)

Baca Sebelumnya

Hujan Deras Tiga Jam, Parkiran Perpustakaan Nasional Bung Karno Terendam Banjir

Baca Selanjutnya

Mayora Group Buka Program Management Trainee, Segera Daftar!

Tags:

dinsos dinsos kab bandung kube Sosial BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA PEMKAB BANDUNG

Berita lainnya oleh Iwa AS

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar