Pelajaran dari Bu Guru Prani

Editor: Naufal Ardiansyah

13 Nov 2023 03:37

Thumbnail Pelajaran dari Bu Guru Prani
Oleh: Fathur Roziq*

Suatu pagi di sebuah pasar. Bu Guru Prani Siswoyo meluapkan kekesalannya terhadap seorang lelaki. Pria berkaus gambar elang itu menyerobot antrean pembeli kue putu. Marah-marah pula. Keduanya berdebat sengit. Si lelaki bersilat lidah dengan begitu lihai.

Bu Prani pun berkata, ”Ah, suwi.”

Dia lalu pergi karena terburu waktu. Siapa sangka seorang pria asing merekam adegan tersebut. Lantas, mengunggahnya di media sosial. Ucapan Bu Prani berubah.

Kata-katanya pun bukan lagi, ”Ah suwi”, melainkan ”Asu wi."

Baca Juga:
Waspada Hoaks! Arumi Bachsin Ingatkan Peran Ibu Jadi Garda Terdepan Awasi Gadget Anak

Lawan bicaranya menjadi nenek penjual kue putu, bukan lelaki tadi. Ibu Guru yang dikenal sebagai pendidik legendaris di sebuah SMP itu pun dituduh memaki-maki nenek pedagang kue putu Mbok Rahayu itu. Viral.

Medsos menciptakan gempa bagi keluarga Bu Prani. Content creator merekayasa peristiwa dan faktanya menjadi pundi-pundi donasi. Demi cuan, cuan, dan cuan. Bu Prani dicaci-maki. Jadi korban cyberbulliying yang begitu sadis. Keluarganya dihakimi.

Itulah sekelumit cuplikan adegan film Budi Pekerti. Film yang berhasil meraih 17 nominasi di antara 20 penghargaan Festival Film Indonesia 2023. Budi Pekerti juga sukses menjadi-satunya film Asia Tenggara yang terpilih di kategori utama di The International Film Festival of India 2023 (IFFI).

Bagi kita, film Budi Pekerti mengajarkan hikmah. Bahwa kehidupan normal nan indah bisa saja menjadi kacau-balau akibat media sosial. Sebuah unggahan media sosial yang belum tentu benar. Memasuki media sosial seakan berkelana di belantara asumsi dan spekulasi.

Baca Juga:
Bupati Pemalang Serahkan Penghargaan PPID Teraktif 2025, Satpol PP hingga Kecamatan Belik Terdepan

Asumsi dan spekulasi di dunia maya tidak sama dengan fakta. Jerih payah untuk mengklarifikasinya, bisa saja, menghabiskan begitu besar energi dan biaya. Hasilnya mungkin sia-sia. Mereka yang mengalami paksa kalah oleh orang-orang yang hanya mengamati.

Hoaks (berita rekayasa), fake news (berita palsu), dan konten prank hari-hari ini menyesaki dunia maya. Tsunami informasi terjadi. Netizen percaya mentah-mentah, kemudian menyebarkannya. Sering karena latah saja. Ada pula yang menyusupkan kepentingan. Mereka menjadi prosumer informasi. Content creator memproduksi ”berita” sebelum memiliki skill jurnalistik yang mumpuni. Terkadang memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Tidak ada sumber berita yang punya otoritas, kapasitas, kapabilitas, bahkan sekadar relevansi.

Konsumen dan prosumer informasi ini terjangkit digital laziness (kemalasan digital). Tidak check dan recheck. Tanpa konfirmasi dan verifikasi. Malas bertabayun atau klarifikasi. Akibatnya, mereka tersesat sekaligus menyesatkan.

Digital laziness ini tidak boleh menjangkiti jurnalis profesional. Mereka justru harus tampil sebagai pencerah. Kemampuan check, recheck, dan research adalah keterampilan wajib. Konfirmasi dan verifikasi ini merupakan keharusan. Apalagi, mereka bekerja secara konvergen untuk beragam platform. Menulis, memfoto, memvideo, mengelola media sosial, dan sebagainya (multitasking). Semua perlu bekal kompetensi pengetahuan, keterampilan/keterampilan, dan sikap.  

Seorang jurnalis mengetahui filosofi jurnalisme. Profesi jurnalis bukanlah pekerjaan yang semata-mata soal mencari nafkah secara pragmatis. Ada tugas, kewajiban, serta panggilan nurani nan luhur. Ada teladan sejarah perjuangan yang kuat di berbagai sendi kehidupan.

Seorang jurnalis menguasai keterampilan dasar jurnalistik. Memiliki kemampuan mendeteksi, menangkap, mencari, memverifikasi, mengonfirmasi, dan menyajikan berita dengan seni retorika. Sejalan dengan semangat prinsip 10 elemen jurnalisme Kovach-Rosentiel. Mampu memanfaatkan teknologi dalam menjalankan tugasnya.

Seorang jurnalis patuh pada aturan undang-undang, kode etik, dan pedoman pemberitaan. Bersikap independen, setia pada akal sehat dan hati nurani. Berperan memajukan daerah, bangsa, dan negara, serta meningkatkan kehidupan sesama. Memiliki kemauan untuk terus belajar serta memahami kebutuhan khalayak.

Dari medsos kita tahu, dari informasi kita mengerti, dan dari berita kita percaya.  (*)

 

*) Oleh: Fathur Roziq, Jurnalis Senior Ketik.co.id 

**) Isi tulisan di atas menjadi tanggung jawab penulis

***) Ketentuan pengiriman naskah opini:

Naskah dikirim ke alamat email redaksi@ketik.co.id. Berikan keterangan OPINI di kolom subjek

Panjang naskah maksimal 800 kata

Sertakan identitas diri, foto, dan nomor HP

Hak muat redaksi 

Baca Sebelumnya

Kisah Perjuangan Mira Wulandari Jadi Pramugari, Penuh Lika-Liku

Baca Selanjutnya

Pemkab Cianjur Tegaskan Serius Dukung Pemekaran Cianjur Selatan

Tags:

Film Budi Pekerti media sosial jurnalistik Kompetensi jurnalis Bu Prani Digital Laziness Fathur Roziq Jurnalis Ketik.co.id

Berita lainnya oleh Naufal Ardiansyah

Arum Sabil Apresiasi Kepala BGN Tinjau Langsung Dapur MBG di Jember

16 April 2026 12:09

Arum Sabil Apresiasi Kepala BGN Tinjau Langsung Dapur MBG di Jember

Tanam Black Thorn di Padepokan HM Arum Sabil Jember, Kepala BGN Dadan Indayana Tebarkan Semangat Kemandirian Pangan

16 April 2026 11:40

Tanam Black Thorn di Padepokan HM Arum Sabil Jember, Kepala BGN Dadan Indayana Tebarkan Semangat Kemandirian Pangan

Muhsin Budiono Tuai Pujian di Forum Global Australia, Kenalkan ARDENT Followership Versi Asia

4 April 2026 22:58

Muhsin Budiono Tuai Pujian di Forum Global Australia, Kenalkan ARDENT Followership Versi Asia

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

2 April 2026 18:44

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

2 April 2026 18:34

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

Keren! Pramuka Jatim Gagas Konversi Limbah Dapur MBG Jadi Biogas dan Pupuk Organik

1 April 2026 20:57

Keren! Pramuka Jatim Gagas Konversi Limbah Dapur MBG Jadi Biogas dan Pupuk Organik

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H