PCNU Absen, LBH Mitra Santri Dampingi Jamaah Umrah RDP dengan DPRD Situbondo

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Muhammad Faizin

11 Feb 2025 06:01

Thumbnail PCNU Absen, LBH Mitra Santri Dampingi Jamaah Umrah RDP dengan DPRD Situbondo
M. Faisol Ketua Komisi IV DPRD Situbondo ketika menandatangani berita acara Rapat Dengar Pendapat, Senin 10 Februari 2025 ( Foto : Heru Hartanto / ketik.co.id)

KETIK, SITUBONDO – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mitra Santri mendampingi jamaah umrah pada rapat dengar pendapat (RDP) yang dilaksanakan Komisi IV DPRD Situbondo terkait dengan pemberangkatan jamaah umrah tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, Senin, 10 Februari 2025.

Dalam RDP tersebut, 12 jamaah umrah mengaku kecewa dengan oknum PCNU Situbondo yang memberangkatkan mereka ke Mekkah melalui PT Mahabbah Fairuza Wisata, tapi berkali-kali transit.

“Kami sangat kecewa keberangkatan saya untuk menunaikan ibadah umrah bersama suami terpisah. Suami berangkat dulu sedangkan saya masih harus menunggu di Jakarta,” kata Tutik mengisahkan perjalanan ibadah umrahnya di hadapan Komisi IV DPRD Situbondo.

Hal senada bukan hanya di kisahkan oleh Tutik saja, tapi 11 jamaah umrah lainnya juga menerangkan panjang lebar tentang ketidaknyamannya dalam penjalanan umrah yang di berangkatkan oknum PCNU Situbondo melalui trevel perjalanan umrah PT Mahabbah Fairuza Wisata yang dikelola pemilik barunya.

Baca Juga:
Kemenhaj Jatim Ingatkan Biro Travel, Keselamatan Jemaah Prioritas Utama di Tengah Eskalasi Timur Tengah

Sayangnya, dalam RDP tersebut tidak dihadiri sejumlah oknum PCNU Situbondo, tapi mereka hanya melayangkan surat balasan untuk Ketua DPRD Situbondo, dengan dalih persoalan jamaah umrah sudah tidak ada masalah dan PCNU Situbondo sibuk persiapan bulan Rajabiyah dan Ramadhan.

Keterangan yang disampaikan Abd Rahman Saleh, pembina LBH Mitra Santri Situbondo yang mendampingi 12 orang jamaah umrah yang kecewa dengan perjalanan umrahnya mengatakan bahwa, sikap oknum pengurus PCNU yang tidak hadir dalam RDP dengan para jamaah umrah yang kecewa tersebut, merupakan tindakan yang kurang etis dan dapat menjatuhkan martabatnya.

"Ironisnya, oknum PCNU Situbondo itu, hanya mengirim surat ke Komisi IV DPRD, jika polemik dengan para jamaah umrah selesai. Namun, anehnya jika sudah selesaikan kenapa 12 jamaah umrah minta ganti rugi Rp328 juta,” kata Abd Rahman.

Awalnya, sambung Abd Rahman, banyak jamaah umrah yang akan hadir dalam RDP bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo. Namun, karena ada batasan jumlah, sehingga hanya 12 orang jamaah umrah yang hadir.

Baca Juga:
Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Jatim Imbau Jemaah Umrah Tak Pakai Transit

“Untuk langkah selanjutnya, kami masih menunggu langkah dari Komisi IV DPRD Situbondo,” kata Pembina LBH Mitra Santri Situbondo ini. 

LBH Mitra Santri Situbondo bertekad akan terus mendampingi jamaah umrah yang dikecewakan saat perjalanan umrah oleh oknum PCNU Situbondo melalui PT Mahabbah Fairuza Wisata.

“Kami akan terus mendampingi mereka sampai ganti rugi yang mereka minta direalisasikan dan jika perlu kami akan mengugat praperadilan ,” tegas Abd Rahman.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, M Faisol, menyatakan, dari hasil RPD tersebut, pihaknya menemukan fakta, jika ada 12 orang jamaah umrah tersebut di kecewakan dalam perjalanan umrah ke Tanah Suci Mekkah.

"Mereka mengeluhkan bahwa program umrah yang seharusnya berlangsung selama 16 hari atau 15 hari, ternyata hanya berlangsung selama 4 hari di Mekah. Selain itu, salah seorang jamaah umrah mengaku hanya setengah hari di Madinah," ujar M Faisol.

Lebih lanjut, M. Faisol mengatakan, atas ketidaknyaman dalam perjalanan umrahnya tersebut, sebanyak 12 jamaah umrah menuntut ganti rugi sebesar Rp 328 juta.

“Mereka mengaku mengalami kerugian karena beberapa kali transit di Jakarta, Bangkok, dan Yordania. Selanjutnya, kami akan menyampaikan permintaan ganti rugi tersebut," ujar M Faisol.

Lebih lanjut, M Faisol menjelaskan, dalam RDP tersebut juga terungkap bahwa PT travel mahabbah fahruza wisata sudah dijual oleh pemilik pertama Choirul Huda, pada awal tahun 2024 lalu.

"Sebanyak 12 orang jamaah umrah tersebut juga mengaku membayar biaya umrah kepada oknum pengurus PCNU Situbondo. Selain itu, sebagian juga membayar ke istri oknum pengurus PCNU," beber Ketua Komisi IV DPRD Situbondo. (*)

Baca Sebelumnya

Dukung Target Kemiskinan di Bawah 5 Persen, PTN-PTS Se-Jatim Jalin Kerja Sama dengan Kemensos

Baca Selanjutnya

Heran Pejabat Sering Cari Alasan Perjalanan Dinas, Prabowo: Nggak Usah ke Luar Negeri Lima Tahun!

Tags:

LBH Mitra Santri Dampingi jamaah umrah rapat dengar pendapat Komisi IV DPRD Situbondo

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

10 April 2026 19:38

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar