KETIK, TULUNGAGUNG – Suasana malam menyambut Hari Raya Idul Adha di Dusun Jabalan, Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol berlangsung sangat meriah dan penuh antusiasme masyarakat. 

Lembaga Pendidikan Islam Darul Huda sukses menggelar kegiatan Pawai Ta'aruf dan takbir keliling yang menyedot perhatian ribuan warga, Selasa 26 Mei 2026. Pawai yang awalnya merupakan agenda rutin tahunan lembaga ini bertransformasi menjadi sebuah pesta rakyat yang luar biasa. 

Sepanjang rute pawai, jalanan dipenuhi oleh keindahan ratusan lampion yang dibawa oleh para santri dan santriwati Darul Huda. Tidak hanya itu, kreativitas para santri dalam menampilkan berbagai kreasi unik serta alunan rancak dari grup drumband turut menambah semarak suasana malam takbiran.

Daya tarik pawai kali ini semakin lengkap dan menggelegar dengan kehadiran 16 armada sound horeg yang ikut berpartisipasi, memberikan warna baru yang sangat diminati oleh masyarakat muda.

Dukungan dan Harapan Pemerintah Desa

Baca Juga:
Tok! Pemkab Sleman Terbitkan SE Aturan Takbiran hingga Salat Iduladha 1447 H

Kepala Desa Jabalsari, Mahmudi, dalam wawancaranya kepada awak media menyatakan bahwa pemerintah desa sangat mendukung dan mengapresiasi tinggi inisiatif serta tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini.

"Ini sebenarnya kegiatan rutin setiap tahun dari Lembaga Pendidikan Islam Darul Huda untuk takbir keliling memperingati Idul Adha." ucap Mahmudi saat di temui di Balaidesa Jabalsari ikut sebagai saksi kemeriahan Pawai Ta'aruf tersebut  

"Tahun ini antusiasme masyarakat luar biasa, banyak yang ingin ikut berpartisipasi," ujar Mahmudi.

Beliau juga menambahkan bahwa di balik kemeriahan yang di luar prediksi panitia tersebut, prioritas utama pemerintah desa adalah menjaga situasi agar tetap kondusif.

Baca Juga:
DPK KNPI Robatal Gelar Ragam Kegiatan Sosial dan Keagamaan Sepanjang Maret 2026, Ini Detailnya

"Yang jelas, harapan dari pemerintah desa adalah agar keamanan dan ketertiban tetap kondusif serta terjaga dengan baik," imbuhnya.

Wacana Menjadi Agenda Resmi Desa

Melihat besarnya potensi dan kesuksesan acara yang digerakkan secara sukarela oleh warga dan didukung penuh oleh lembaga pendidikan formal maupun non-formal ini, Mahmudi membuka peluang untuk menjadikannya sebagai agenda resmi desa di masa mendatang.

"Untuk sementara ini pemerintah desa sifatnya mendukung di belakang. Namun melihat dukungan sukarela warga yang seperti ini, ke depannya kegiatan seperti ini bisa kita agendakan menjadi Pawai Desa resmi," pungkas Mahmudi menutup wawancara.(*)