KETIK, TEGAL – Pemerintah Kabupaten Tegal menggelar Pasar Tani, Gerakan Pangan Murah, serta Expo Wirausaha Pemuda Agribisnis Tahun 2026 di halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal, Rabu, 4 November 2026.
Kegiatan yang dibuka Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman ini menjadi wadah pemasaran produk lokal, penekanan harga pangan, serta pengembangan jiwa wirausaha agribisnis bagi generasi muda.
Mengusung tema Pasar Tani Muda Kabupaten Tegal
Mengangkat Potensi Lokal, Membangun Generasi Agripreneur” dengan tagline “Produk Lokal, Inovasi Anak Muda, Ekonomi Tegal Berdaya”, acara diikuti oleh 66 peserta yang menampilkan beragam produk pertanian, pangan lokal, dan olahan hasil bumi. Sebanyak 100 kelompok tani turut hadir meramaikan kegiatan yang didukung oleh 14 sponsor tersebut.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyatakan bahwa Pasar Tani merupakan salah satu langkah strategis untuk meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok sekaligus menghidupkan roda ekonomi petani dan pelaku usaha muda.
Baca Juga:
7 Tersangka Diciduk! Polres Tegal Ungkap 10 Kasus, 58 Ribu Lebih Obat Keras Ilegal Disita“Setiap rupiah yang kita belanjakan di sini ikut menghidupi para petani dan pelaku usaha muda,” ujar Ischak.
Ia mengajak masyarakat untuk mengutamakan pembelian produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap petani serta generasi muda yang bergerak di bidang agribisnis.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tegal juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani, meliputi 40 unit pompa air, 1 unit combine harvester, 1 unit drone pertanian, 5 unit transplanter, 2 unit cultivator, serta 2 unit hand tractor. Selain itu, petani juga menerima bantuan benih jagung dan premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).
Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal Endro Nur Susilo menjelaskan bahwa Pasar Tani berfungsi bukan hanya sebagai ajang jual‑beli, melainkan ruang kolaborasi, inovasi, serta penguatan rantai nilai pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani.
Baca Juga:
Upah Pekerja Kabupaten Tegal Baru 70,1 Persen dari KHL, FSPMI Minta Evaluasi PengupahanIa menambahkan pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, Pasar Tani berhasil mencatat omzet sebesar Rp88.343.250.
Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Febriyani Aer, S.I.K., M.H., menyatakan dukungan terhadap kegiatan yang mempertemukan petani, wirausaha muda, dan masyarakat tersebut. Menurutnya, sinergi antar‑elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Polres Tegal berkomitmen melakukan pemantauan dan menjaga keamanan serta ketertiban agar program pemberdayaan dan penguatan ketahanan pangan berjalan lancar.
Melalui Pasar Tani 2026, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap produk unggulan daerah semakin dikenal luas, usaha agribisnis generasi muda berkembang pesat, dan kesejahteraan petani Kabupaten Tegal semakin meningkat.(*)