KETIK, PASURUAN – Program Double Track (DT) yang dikembangkan oleh SMAN 1 Gondangwetan kabupaten Pasuruan kembali menarik perhatian publik dalam kegiatan kunjungan kerja Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Senin, 18 Mei 2026.

Dalam even tersebut SMAN 1 Gondangwetan mendapat kepercayaan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut ambil bagian dalam pameran program Double Track (DT) yang menampilkan berbagai karya kreatif dan produk unggulan siswa DT.

Keikutsertaan SMAN 1 Gondangwetan dalam pameran tersebut menjadi bentuk nyata komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan keterampilan siswa melalui program Double Track. Beragam hasil karya siswa dipamerkan.

Itu mulai dari produk DT Pastry Bakery seperti Pie Jepis, Babon Roll, Egg Roll, Bolen Susu, Broqil, Dawet Cen Ayu, Bromea Coffee, dan minuman Telang Segar (Tegar). Sementara untuk DT Tata Rias Pengantin Berhijab menampilkan karya rias wajah dan busana cantik yang diperagakan oleh para Duta SMAN 1 Gondangwetan. Berbagai foto dan video keren diabadikan oleh para siswa DT Fotografi yang berperan penting dalam mendokumentasikan kegiatan.

Stan pameran SMAN 1 Gondangwetan sangat ramai dikunjungi para tamu undangan, termasuk rombongan dari Kemendagri RI, pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta para pejabat lainnya yang hadir di acara tersebut. Antusiasme mereka terlihat dari berbagai pertanyaan dan apresiasi terhadap produk serta inovasi yang dipamerkan.

Baca Juga:
ITS Luncurkan Renstra 2026–2030, Fokus Hilirisasi Riset dan Inovasi Berdampak

Kepala SMAN 1 Gondangwetan, Wawan Pramunadi  menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa sekolah mampu mengembangkan siswanya bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan hidup dan jiwa kewirausahaan.

Stand pameran Double Track SMAN 1 Gondangwetan di ruang Sabha Nugraha Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. (Foto: Yuni Ernawati)

“Program Double Track memberikan kesempatan dan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi dan keterampilan wirausaha sesuai minatnya. Kami bangga mendapat kepercayaan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim dan ITS untuk dapat menampilkan hasil karya terbaik siswa DT dalam kegiatan kunjungan Kemendagri RI ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Program SMA Double Track ITS, M. Zainul Asrori mengungkapkan bahwa program Double Track SMAN 1 Gondangwetan sangat konsisten dan prestasinya semakin meningkat serta telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kreativitas dan kesiapan kerja siswa.

Baca Juga:
Puncak HUT ke-34, SMAN 1 Gondangwetan Pasuruan Luncurkan OXXY GONTA Healthy Drinking Water

“Double Track SMAN 1 Gondangwetan berjalan stabil dan mapan. Program ini dipertahankan dengan baik dan tentunya semakin ditingkatkan. Hal ini terbukti walaupun berganti Kepala Sekolah, program DT tetap berjalan dan solid. Harapan kedepan, para trainer tetap mendampingi siswa DT dengan baik dan yang terpenting mempertahankan prestasi,” tuturnya.

Kegiatan pameran tersebut juga menjadi ajang promosi keberhasilan program Double Track SMAN 1 Gondangwetan di Jawa Timur yang mampu menciptakan lulusan siap kerja, siap wirausaha, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Terkait dengan kesertaan dalam agenda penting tersebut, SMAN 1 Gondangwetan berharap dapat terus berkontribusi dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu mencetak generasi muda yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing tinggi di era global. (*)