Musim Kemarau Basah Masih Terjadi, Ini Penyebabnya Menurut BMKG

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Muhammad Faizin

13 Jul 2025 05:30

Thumbnail Musim Kemarau Basah Masih Terjadi, Ini Penyebabnya Menurut BMKG
Ilustrasi cuaca. (Grafis: Rihad Humala/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi di wilayah Jawa Timur sampai pertengahan bulan Juli 2025 masih belum akan memasuki musim kemarau yang normal.

Pada bulan pertengahan Juli 2025 masih terjadi hujan lokal di beberapa titik. Intensitas hujan ringan dan sedang, namun durasinya tidak terlalu lama.

Hujan yang terjadi pada musim kemarau ini bisa disebut sebagai ‘musim kemarau basah’. Berdasarkan laman BMKG tercatat bahwa di sebagian wilayah Jawa Timur tercatat berawan dan cerah. 

Akibat gangguan atmosfir, maka hujan masih akan terjadi di Surabaya, juga di beberapa kabupaten/kota lain di Jatim.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

“Selama musim kemarau terpantau adanya gangguan gelombang atmosfir seperti Rossby, Kelvin maupun Low Frekuaency,” kata Siska Anggraeni, prakirawan BMKG Stasiun Juanda, Sidoarjo kepada Ketik pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Dia juga membenarkan bahwa  saat ini wilayah Jawa Timur memang terjadi kemarau basah. Hal ini terjadi bukan berarti tidak ada musim kemarau. ”Musim kemarau tetap disertai curah hujan di atas normal,” ujar Siska.

Kemarau basah terjadi akibat lemahnya monson Australia. Sedangkan suhu muka laut di wilayah Indonesia masih hangat.

Sementara  BMKG Pusat menjelaskan bahwa cuaca ekstrem masih mengintai wilayah Indonesia. Akibatnya musim kemarau belum dominan.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Kepala BMKG Dwikora Karnawati, kepada media mejelaskan, bahwa dinamikan atmosfir yang kompleks masih memicu terbentuknya awan konektif, sehingga  menyebakan hujan deras.

“Meskipun sudah memasuki musim kemaru beberapa faktor atmosfir masih mendukung terjadinya hujan lebat. Bahkan cuaca ekstrem masih terjadi di beberapa wilayah,” kata Dwikora, di Jakarta, Jumat, 11 Juli 2025.

Berdasarkan pantauan, BMKG hingga akhir Juni 2025 lalu, baru 30 persen zona musim kemarau di Indonesia. Sedangkan  di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua masih berisiko hujan lebat disertai petir dan angin kencang. (*)

Baca Sebelumnya

Aklamasi, Suwandi Terpilih Nahkodai IFPC Jawa Timur 2025–2027

Baca Selanjutnya

Musda I Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resmi Digelar, Komitmen Presisi Jaga Kondusivitas Wilayah Maluku Utara

Tags:

BMKG Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Cuaca Rossby Kelvin Low Frekuaency Monson Australia

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar