KETIK, PACITAN – Sebanyak 158 kafilah dari 12 kecamatan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Pacitan 2026 yang dibuka di Pendopo Kabupaten Pacitan, Rabu pagi, 14 Oktober 2026.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, mulai dari kemampuan membaca hingga mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pembukaan MTQ Kabupaten Pacitan 2026 dilakukan oleh Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong peningkatan minat baca, pemahaman, dan pengamalan Al-Qur’an di kalangan anak-anak sebagai generasi penerus daerah.

“Saya berharap melalui MTQ ini akan mampu meningkatkan minat baca, pemahaman dan pengamalan isi kandungan Al-Qur’an pada anak-anak kita generasi masa depan Kabupaten Pacitan,” ungkap Gagarin, Rabu, 14 Oktober 2026.

Menurut Gagarin, MTQ tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi umat untuk semakin mencintai sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:
Hari Santri Nasional, Fatayat NU Pacitan Minta Kontribusi Ulama Perempuan Tak Dilupakan

Ia menilai, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an perlu diterapkan dalam perilaku dan kehidupan bermasyarakat, bukan sekadar dipelajari. Dengan demikian, MTQ diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap pembentukan akhlak dan karakter generasi muda.

“Melalui MTQ ini, kita ingin menumbuhkan generasi yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta mengamalkan ajarannya. Dengan begitu, nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi pedoman dalam membentuk akhlak dan karakter generasi penerus,” ujarnya.

Selain mendorong pemahaman terhadap Al-Qur’an, Gagarin berharap MTQ menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan prestasi, dan mempererat silaturahmi.

Ia mengingatkan peserta agar menjadikan perlombaan sebagai kesempatan untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan, terlepas dari hasil yang diperoleh.

Baca Juga:
Tiga Terduga Pelaku Pencurian Mesin Tempel Perahu di Watukarung Pacitan Ditangkap

“Jadikan MTQ ini sebagai kesempatan untuk belajar, meningkatkan kemampuan, dan mempererat silaturahmi. Menang atau kalah merupakan bagian dari perlombaan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita terus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan menjadikan nilai-nilainya sebagai bagian dari kehidupan,” tambahnya.

Dalam MTQ Kabupaten Pacitan 2026, terdapat sembilan cabang atau kategori lomba yang dipertandingkan. Di antaranya Tartil Al-Qur’an, MTQ anak-anak putra dan putri, MTQ remaja putra dan putri, serta MTQ dewasa putra dan putri.

Selain itu, perlombaan mencakup Syarhil Al-Qur’an beregu, Hifzhil Al-Qur’an 10 juz putra dan putri, Hifzhil Al-Qur’an 5 juz tilawah putra dan putri, serta Khottil Al-Qur’an.(*)