Minta Tambahan Kuota PPPK, Sejumlah Nakes Datangi DPRD Pasaman Barat

Jurnalis: Wawan Saputra
Editor: Muhammad Faizin

14 Sep 2024 17:30

Thumbnail Minta Tambahan Kuota PPPK, Sejumlah Nakes Datangi DPRD Pasaman Barat
Sejumlah nakes rumah sakit dan puskesmas di Pasaman Barat mengadukan nasib ke DPRD. (Foto: Humas DPRD Pasbar)

KETIK, PASAMAN BARAT – Sejumlah tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit dan Puskesmas Pasaman Barat, mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat pada Jumat, 13 September 2024.

Kedatangan para tenaga kesehatan tersebut, dalam rangka mengadukan nasib mereka kepada DPRD, terkait minimnya kuota tenaga kesehatan dalam agenda perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pasaman Barat Tahun 2024.

Diketahui, Pemkab Pasbar hanya menyediakan 4 formasi  untuk tenaga kesehatan. Padahal kuota calon PPPK Pasaman Barat Tahun ini mencapai 1.200 orang.

Salah seorang tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (DPRD) Pasaman Barat, Ira mengatakan mereka sangat berharap supaya ada penambahan kuota calon PPPK untuk  tenaga kesehatan pada tahun 2024.

Baca Juga:
Tak Perlu Cemas, Gaji PPPK Tahap II Halsel Sudah Dianggarkan

"Kami sangat berharap aspirasi kami ini dapat diakomodir, supaya kami juga bisa dijadikan sebagai pegawai PPPK," katanya.

Disampaikan, saat ini tenaga kesehatan yang masih berstatus pegawai honorer dan non ASN, berjumlah sebanyak 324 orang, diharapkan dengan jumlah yang tidak banyak lagi ini, semua tenaga kesehatan bisa diberikan kesempatan untuk menjadi pegawai PPPK.

Aspirasi dari para tenaga kesehatan ini tersebut langsung mendapat tanggapan dari DPRD Barat. Pada hari itu juga dinas terkait langsung dipanggil dan dilakukan diskusi bersama dengan para tenaga kesehatan tersebut.

Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah mengatakan, pada dasarnya DPRD Pasaman Barat siap menampung semua aspirasi masyarakat Pasaman Barat.

Baca Juga:
25 Siswa SMA N 1 Lembah Melintang Lulus SNBP 2026, Berikut Daftarnya

"Semua aspirasi dari tenaga kesehatan ini, sudah kami tampung, hari ini juga kita sudah panggil dinas terkait dan BKPSDM untuk diskusi bersama," katanya.

Ketua DPRD Pasaman Barat juga menegaskan, DPRD Pasaman Barat akan tetap memperhatikan dan perjuangkan supaya semua pegawai bisa mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan status kepegawaian menjadi PPPK maupun PNS.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Pasaman Barat Agusli mengatakan, untuk rekrutmen PPPK ini, usulan dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat.

"Formasi PPPK tahun 2024 ini memang kita yang mengusulkan, selanjutnya diverifikasi dan ditetapkan oleh Pemerintah Pusat," katanya.

Disampaikan, Pemerintah Daerah Pasaman Barat tetap mengusulkan rekrutmen PPPK tenaga kesehatan. Bahkan di tahun 2023 rekrutmen PPPK 100 persen khusus hanya untuk tenaga kesehatan. 

Namun karena saat ini jumlah pegawai honorer bagian teknis dan guru sangat banyak, maka tahun ini Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memprioritaskan bidang tersebut.(*) 

Baca Sebelumnya

Maling di Aek Natas Belanjakan Rp195 Juta Uang Curian Beli Lembu dan Motor

Baca Selanjutnya

Kolaborasi Grand Mercure Malang Mirama dan Pound Arema, Bangun Kebiasaan Hidup Sehat

Tags:

Pasaman Barat PPPK Tenaga kesehatan

Berita lainnya oleh Wawan Saputra

25 Siswa SMA N 1 Lembah Melintang Lulus SNBP 2026, Berikut Daftarnya

7 April 2026 13:20

25 Siswa SMA N 1 Lembah Melintang Lulus SNBP 2026, Berikut Daftarnya

Jangan Biarkan Hukum Rimba Tumbuh di Pasaman Barat

1 April 2026 09:49

Jangan Biarkan Hukum Rimba Tumbuh di Pasaman Barat

Mobilnya Diduga Ditabrak dengan Sengaja, Penyuluh Agama di Pasbar Minta Keadilan

29 Maret 2026 17:29

Mobilnya Diduga Ditabrak dengan Sengaja, Penyuluh Agama di Pasbar Minta Keadilan

Janji Kampanye Belum Terwujud, Klaim Keberhasilan Pemda Pasbar Dinilai Terlalu Dini

27 Maret 2026 18:21

Janji Kampanye Belum Terwujud, Klaim Keberhasilan Pemda Pasbar Dinilai Terlalu Dini

Air Sungai Batang Sontang Pasbar Keruh, Warga Duga Dampak Tambang Emas Ilegal

24 Maret 2026 14:49

Air Sungai Batang Sontang Pasbar Keruh, Warga Duga Dampak Tambang Emas Ilegal

Investigasi Wartawan: Diduga Quarry Ilegal Rusak Jalan dan Cemari Air Sungai

19 Maret 2026 22:40

Investigasi Wartawan: Diduga Quarry Ilegal Rusak Jalan dan Cemari Air Sungai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar