KETIK, SURABAYA – Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya menggelar rangkaian peringatan Milad ke-28 dengan mengusung tema “Hidup Indah, Penuh Berkah”. Kegiatan yang melibatkan santri, pengurus yayasan, hingga masyarakat umum ini berlangsung sejak Februari hingga puncaknya pada Minggu, 26 April 2026 di Masjid Al-Akbar Surabaya, dengan tujuan menanamkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, serta keberkahan dalam kehidupan pesantren.
“Semoga semua yang terlibat dalam milad Al-Jihad yg ke-28 diparingi rezeki seperti sumur air zamzam yang selalu mengalir dan bermanfaat untuk berjuta-juta umat dan tidak pernah habis sama sekali, serta diberikan anak cucu yang sholih sholihah dan barokah selamanya,” ujar K.H. Imam Chambali, pengasuh Pondok Pesantren Al-Jihad saat membuka acara milad.
Tema “Hidup Indah, Penuh Berkah” dimaknai sebagai upaya membangun kesadaran kolektif santri bahwa kehidupan pesantren yang dijalani dengan kebersamaan, kebersihan, sportivitas, serta kreativitas Islami akan melahirkan suasana harmonis dan penuh makna. Rangkaian kegiatan milad pun dikemas meriah melalui berbagai agenda keagamaan, sosial, hingga olahraga.
Sejak Februari 2026, pengurus Al-Jihad telah menggelar sejumlah lomba pra-milad, di antaranya mini soccer untuk santri putra, badminton untuk santri putri, kreasi sholawat, kebersihan kamar, serta lomba kepenulisan Dana Sosial Al-Jihad. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus mempererat kebersamaan antar santri.
Selain itu, pada Jumat, 18 April 2026, digelar semaan Al-Qur’an bil ghoib 30 juz yang diikuti oleh santri program tahfidz Al-Jihad sebagai bentuk penguatan spiritual. Kegiatan sosial juga menjadi bagian penting dalam peringatan milad, salah satunya bakti sosial yang dilaksanakan pada Minggu, 19 April 2026 di halaman pondok.
Baca Juga:
Dua Pesawat JCH Mendarat Darurat di Medan dan Batam, Menhaj Gus Irfan Sampaikan Teguran ke MaskapaiSebanyak 300 paket bantuan disalurkan kepada jamaah ibu-ibu pengajian, 10 paket untuk warga sekitar, serta ratusan paket lainnya didistribusikan ke sejumlah cabang Pondok Al-Jihad di Mojokerto, Madiun, Ngawi, Blora, dan Gresik. Tradisi bakti sosial ini telah menjadi agenda rutin sejak milad ke-15 sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat.
Memasuki puncak rangkaian acara pada Sabtu, 25 April 2026, digelar tumpeng akbar dengan sekitar 70 tumpeng yang disajikan sebagai simbol rasa syukur. Kegiatan tersebut diisi dengan dzikir dan doa bersama yang dihadiri pengurus yayasan, santri, serta masyarakat.
Pada hari yang sama, Al-Jihad juga menyelenggarakan Jalan Sehat Barokah yang diikuti ratusan peserta sejak pukul 05.00 WIB. Kegiatan ini semakin meriah dengan pelepasan balon berhadiah yang berisi surat bagi masyarakat yang berhasil menemukannya. Balon tersebut diketahui mendarat di wilayah Kabupaten Jombang dan ditemukan oleh warga setempat.
Acara puncak milad digelar pada Minggu, 26 April 2026 di Masjid Al-Akbar Surabaya dengan dihadiri ribuan jamaah. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak serta Gubernur Jawa Timur periode 1998–2008 H. Imam Utomo Soeparno.
Baca Juga:
Pakar UMSurabaya Kritik Rencana Kemdiktisaintek Tutup Sejumlah ProdiDalam pengajian akbar tersebut, Al-Jihad menghadirkan penceramah Gus Reza dari Lirboyo serta agenda pelepasan jamaah haji Bryan Makkah. Antusiasme jamaah terlihat dari padatnya area masjid hingga akhir acara sekitar pukul 11.00 WIB.
Sebagai penutup, Al-Jihad juga menyediakan kupon berhadiah bagi jamaah, termasuk dua hadiah utama berupa paket umrah gratis yang dimenangkan oleh satu peserta pria dan satu peserta wanita. Kegiatan kemudian ditutup dengan gotong royong para santri membersihkan area masjid, sebagai bentuk implementasi nilai kebersamaan yang diusung dalam tema milad tahun ini. (*)