Menu MBG Diduga Tak Sesuai Standar, SPPG Barokah Tamberu Disorot

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

12 Nov 2025 16:14

Thumbnail Menu MBG Diduga Tak Sesuai Standar, SPPG Barokah Tamberu Disorot
Menu MBG diduga Milik SPPG Barokah Tamberu (Foto: Mat Jusi/Ketik.com).

KETIK, SAMPANG – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan ke UPTD SDN Tamberu Barat 1, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menuai kritik dari sejumlah warga dan aktivis masyarakat.

Pasalnya, menu makanan yang diberikan kepada siswa dinilai tidak memenuhi standar gizi seimbang sebagaimana pedoman yang ditetapkan pemerintah.

Dalam satu porsi makanan yang dibagikan kepada peserta didik, hanya terdapat nasi putih, kecambah, empat butir buah lengkeng, dan beberapa lauk tambahan yang dinilai tidak mencukupi kebutuhan gizi harian anak. Kondisi ini memicu kekecewaan di kalangan orang tua penerima manfaat program.

Sejumlah orang tua menilai penyedia jasa penyalur makanan, yakni SPPG Barokah Tamberu yang dikelola Yayasan Fatimah Maju Bersama, bekerja secara asal-asalan tanpa memperhatikan unsur gizi dan kualitas bahan pangan. Bahkan, beras yang digunakan diduga bukan berasal dari jenis premium sebagaimana standar program.

Baca Juga:
BGN Akan Investigasi SPPG Sampang Tambelangan Banjarbillah, Diduga Langgar Juknis dan Ancaman Keamanan Pangan

Aktivis Pantura Sokobanah Sampang, Moh Lutfi, mengkritik keras penyedia jasa tersebut.

"Saya rasa menu MBG hari ini yang disalurkan oleh dapur SPPG Barokah Tamberu kurang layak dan tidak pantas diberikan kepada penerima manfaat. Menu itu diduga juga tidak sesuai dengan petunjuk teknis standar gizi yang menggunakan satuan kilokalori (KKAL) dan gram," ujarnya, Rabu, 12 November 2025.

Ia berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti temuan tersebut dengan memberikan teguran atau sanksi kepada pihak dapur penyedia agar tidak mengulangi kesalahan serupa.

"Banyak wali murid yang mengeluh karena menu MBG yang disalurkan hari ini tidak sesuai dengan juknis. Pemerintah harus turun tangan agar program ini kembali pada tujuan utamanya, yakni meningkatkan gizi anak sekolah," tegas pria kelahiran Kecamatan Sokobanah tersebut. 

Baca Juga:
MBG Dibungkus Kertas: SPPG Tambelangan Banjarbillah Salahkan Kader Posyandu, Kader Klaim Sudah Diizinkan Dapur

Moh Lutfi juga mengingatkan agar program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak dijadikan sebagai ajang mencari keuntungan pribadi oleh pihak-pihak tertentu.

"Jangan jadikan program ini sebagai ladang bisnis. Jika penyaluran MBG terus dilakukan tanpa memperhatikan standar gizi, maka yang menjadi korban adalah anak-anak generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas," imbuhnya.

Menurutnya persoalan ini bisa terjadi akibat kelalaian mitra dapur atau kurangnya pemahaman terhadap petunjuk teknis penyaluran MBG. Ia pun mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh mitra penyedia makanan di wilayah Sampang.

"Semoga temuan ini menjadi bahan evaluasi agar menu yang disalurkan benar-benar berkualitas dan sesuai prosedur pemerintah," pungkasnya.

Sementara hingga berita ini diterbitkan, pemilik SPPG Barokah Tamberu di Kecamatan Sokobanah belum memberikan tanggapan terkait tudingan tersebut.(*)

Baca Sebelumnya

Kota Batu Sukses Turunkan Stunting ke 10 Persen, 193 Posyandu Jadi Kuncinya!

Baca Selanjutnya

Sumber Sira Malang, Mata Air Bening dan Wahana Seru untuk Healing Anak Muda

Tags:

SPPG Barokah Tamberu Menu MBG Presiden Prabowo Subianto Aktivis Pantura Sokobanah Sampang

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

11 April 2026 12:09

Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

10 April 2026 19:45

Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar