Mengenal Tradisi Perayaan Unduh-Unduh GKJW Mojowarno Jombang

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Rahmat Rifadin

11 Mei 2025 11:15

Headline

Thumbnail Mengenal Tradisi Perayaan Unduh-Unduh GKJW Mojowarno Jombang
Bangunan atau kereta hias yang terbuat dari berbagai hasil pertanian saat perayaan Unduh-Unduh GKJW Mojowarno, Jombang, Minggu 11 Mei 2025. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.co.id)

KETIK, JOMBANG – Sejak pagi ratusan masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan raya Mojowarno, Kabupaten Jombang. Mereka menanti arak-arakan kereta hias yang terbuat dari aneka hasil bumi dalam rangkah peringatan hari raya Unduh-Unduh Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno, Minggu 11 Mei 2025.

Hari Raya Unduh-Unduh, yang berasal dari kata "unduh" berarti "memanen", merupakan tradisi tahunan yang dirayakan umat Kristen jemaat GKJW Mojowarno, Kabupaten Jombang sebagai bentuk ucapan syukur atas hasil bumi dan karunia Tuhan.

Perayaan hari raya Unduh-Unduh ini adalah perpaduan antara ajaran Alkitab dan budaya Jawa, dengan hasil panen dipersiapkan dan diarak ke gereja, kemudian hasil panen tersebut dilelang.

Sejak pukul 06.00 WIB, ribuan jemaat memadati area GKJW Mojowarno, Jombang. Tak hanya jemaat Kristen, sejumlah warga Muslim juga terlihat ikut membantu kelancaran acara, menunjukkan nilai toleransi yang kuat di masyarakat setempat.

Baca Juga:
Magnet Religi Kota Santri, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Puncak Perayaan Syawalan Kaliwungu Kendal

Prosesi dimulai dari arah utara, di mana jemaat dari masing-masing dusun mengarak aneka hasil bumi menuju halaman gereja yang telah berusia lebih dari satu abad.

Sayur-sayuran, buah-buahan, hasil bumi lainnya hingga beberapa hewan ternak diarak dengan hiasan yang menarik dan kreatif, memeriahkan tradisi Riyaya Unduh-Unduh.

Panitia acara, Rudi Prastiyo Adi menjelaskan bahwa tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur atas penyertaan Tuhan selama masa tanam hingga panen.

"Tradisi riyaya Unduh-Unduh adalah ungkapan syukur kami, terutama para petani, atas berkat Tuhan yang melimpah. Ini bagian dari perjalanan iman kami," ungkapnya.

Baca Juga:
Lautan Manusia Padati Bukit Jabal, Ribuan Peziarah Hadiri Haul Kiai Guru di Kaliwungu

Tradisi Unduh-Unduh ini telah dilaksanakan secara rutin sejak tahun 1930 sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah.

Sejak abad ke-19, wilayah Mojowarno dikenal sebagai pusat penginjilan Protestan oleh misionaris Belanda, dan GKJW Mojowarno menjadi gereja Kristen pertama di tanah Jawa bagian timur.

Pada 1930, tradisi syukur panen masyarakat setempat kemudian dikembangkan menjadi Riyaya Unduh-Unduh, memadukan unsur budaya lokal dan ibadah Kristen. Tradisi ini terus dijaga turun-temurun sebagai bentuk penghormatan kepada Tuhan dan perwujudan semangat kebersamaan jemaat.

Sementara itu salah seorang jemaat GKJW Mojowarno yang juga Direktur Rumah Sakit Keristen (RSK) Mojowarno, Jombang, dr Heri Wibowo menjelaskan bahwa tradisi Unduh-Unduh digelar setiap tahun dengan melibatkan lima blok jemaat, satu yayasan kesehatan, serta satu pepantan (jemaat cabang). 

"Masing-masing membawa hasil bumi seperti ternak, buah-buahan, dan lainnya," katanya.

Setelah diarak, hasil bumi tersebut dibawa ke halaman gereja untuk kemudian dilelang secara umum. Seluruh hasil lelang akan digunakan kembali untuk mendukung kegiatan gereja dan kesejahteraan jemaat GKJW Mojowarno.

"Bangunan arak-arakan nanti, setelah ibadah, akan dilelang. Hasilnya dimanfaatkan untuk kegiatan pelayanan di GKJW Mojowarno," ungkap Heri.

Salah satu pengunjung, Petsi Mandala (35), mengaku terkesan setelah mengikuti kegiatan ini.

"Saya sangat terkesan dan ingin tahu bagaimana prosesi ini berlangsung dari awal sampai akhir," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati dan Wabup Situbondo Resmikan Pusat Kuliner Asembagoes Naik Kelas

Baca Selanjutnya

BI Buka Lowongan Calon Pegawai Lewat Dua Jalur, Simak Detailnya!

Tags:

unduh-unduh Tradisi GKJW Mojowarno Tradisi unduh-unduh mojowarno

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar