KETIK, BATU – Tidak dengan aksi turun jalan, Sarbumusi NU Kota Batu memilih memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 melalui tasyakuran dan doa bersama di halaman Kantor PCNU Kota Batu, pada Jumat, 1 Mei 2026.
Mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Batu Heli Suyanto, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batu Mokhamad Forkan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai membawa semangat kebersamaan serta nilai-nilai keislaman.
“Kami merasa sangat bersyukur dan terhormat dapat hadir di tengah keluarga besar Sarbumusi NU Kota Batu pada pagi Jumat yang penuh keberkahan ini. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara ini dengan khidmat,” ujar Forkan.
Ia menilai, peringatan Hari Buruh yang diisi dengan doa bersama dan silaturahmi menunjukkan cara yang sejuk serta humanis dalam memperjuangkan aspirasi pekerja.
“Inilah cara kita memperingati Hari Buruh dengan penuh keteduhan, kebersamaan, dan nilai-nilai keislaman. Sarbumusi NU Kota Batu memilih jalan yang lebih humanis dan religius, yakni berdoa, bersilaturahmi, serta merajut kebersamaan,” katanya.
Baca Juga:
May Day Guyub di Probolinggo, Buruh dan Pengusaha Kompak Dukung Investasi DaerahForkan juga menyinggung sejarah panjang Sarbumusi yang lahir pada 27 September 1955 di Pabrik Gula Tulangan, Sidoarjo, sebagai wadah perjuangan buruh berhaluan Islam yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama.
Hingga kini, Sarbumusi NU dinilai terus berkembang dan memiliki basis kuat di berbagai sektor strategis.
Di Kota Batu, lanjut Forkan, Sarbumusi menunjukkan kiprahnya melalui berbagai program peningkatan kualitas tenaga kerja, seperti pelatihan bahasa dan magang ke Jepang, serta konsisten menjaga nilai-nilai perjuangan para tokoh bangsa.
“Ini bukti bahwa Sarbumusi hadir tidak hanya memperjuangkan hak-hak pekerja, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup para buruh dan keluarganya,” ungkapnya.
Baca Juga:
Bikin Monas Bergemuruh, Presiden Prabowo Asyik Joget 'Kamu Nggak Sendirian' Bareng Tipe-X saat May Day 2026Dalam kesempatan itu, Forkan memaparkan kondisi ketenagakerjaan di Kota Batu yang dinilai cukup positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu per Agustus 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 3,53 persen atau turun 0,11 poin dibanding periode sebelumnya.
Sementara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) meningkat 7 poin menjadi 80,53 persen.
“Meskipun sepanjang 2025 masih terdapat pengangguran dan pemutusan hubungan kerja, kita patut bersyukur karena angka tersebut lebih rendah dibanding tahun sebelumnya,” jelasnya.
Pemerintah Kota Batu, kata dia, akan terus berupaya menekan angka pengangguran melalui program vokasi, pendidikan berbasis industri, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain itu, ia juga bersyukur karena peringatan Hari Buruh tahun ini berlangsung aman dan kondusif dari sisi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Forkan menegaskan, momentum May Day harus menjadi ajang memperkuat sinergi antara pekerja, pengusaha, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya hubungan industrial yang sehat.
“Mari kita jadikan semangat tasyakuran dan doa bersama ini sebagai bentuk hubungan industrial yang harmonis, humanis, dan berkeadilan demi kesejahteraan bersama serta kemajuan daerah,” ujarnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh pekerja agar terus menjaga etos kerja, disiplin, dan kejujuran dalam menjalankan profesi masing-masing.
“Kepada seluruh pekerja, tetaplah bekerja dengan penuh etos, disiplin, dan kejujuran. Jadikan pekerjaan sebagai ibadah dan bagian dari perjuangan. Kami di pemerintah daerah berkomitmen akan terus mendengar, hadir, dan memastikan hak-hak pekerja terlindungi,” pungkasnya. (*)