KETIK, KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meresmikan tiga tempat ibadah yang berdiri berdampingan di SMP Negeri 3 Grogol, Kabupaten Kediri, Rabu, 19 Agustus 2026.

Ketiga tempat ibadah tersebut yakni Mushola Al Ikhlas, Gereja Imanuel, dan Pura Widya Loka.

Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pemenuhan hak siswa untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing di lingkungan sekolah.

Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito menyebut berdirinya tiga tempat ibadah tersebut menjadi gambaran kuatnya toleransi antarumat beragama di Kabupaten Kediri.

“Ini menjadi kado bagi Kabupaten Kediri dalam menjaga toleransi umat beragama,” kata Mas Dhito.

Baca Juga:
Ribuan Kursi Single Seat Mulai Dipasang di Stadion Brawijaya Kediri Jelang Super League 2026/2027

Menurutnya, keberadaan tempat ibadah yang dibangun secara berdampingan menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan.

Mas Dhito juga mengapresiasi keluarga besar SMP Negeri 3 Grogol dan para wali murid yang secara swadaya bergotong royong membangun ketiga tempat ibadah tersebut.

Pembangunan tiga fasilitas peribadatan itu disebut berlangsung sekitar empat bulan. Semangat gotong royong tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menumbuhkan budaya toleransi sejak lingkungan sekolah.

“Toleransi antar umat beragama itu karakter yang sudah terbentuk, dan hari ini Kabupaten Kediri telah membuktikan,” ungkapnya.

Baca Juga:
Jadi Pilar Ekonomi Masa Depan, DPRD Jatim Upayakan Skema Permodalan Pelaku Ekraf hingga Rp 50 Juta

Mas Dhito mengatakan semangat toleransi tersebut tidak hanya terlihat di wilayah barat Sungai Brantas. Hal serupa juga terdapat di wilayah timur Kabupaten Kediri.

Salah satunya di SD Negeri Besowo 2, Kecamatan Kepung, yang juga memiliki tiga fasilitas tempat ibadah yang berdiri berdampingan.

“Ini artinya Kabupaten Kediri dari Timur sampai Barat toleransi beragama sangat tinggi,” tambahnya.

Toleransi Ditanamkan Sejak Sekolah

Mas Dhito menilai lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam menanamkan sikap saling menghormati di tengah keberagaman.

Karena itu, ia berpesan agar semangat toleransi yang telah tumbuh di Kabupaten Kediri terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pemerintah Kabupaten Kediri, kata dia, juga siap memberikan dukungan terhadap fasilitas pendukung lain yang masih dibutuhkan sekolah.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Grogol Musiin menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri terhadap pengembangan sektor pendidikan.

Menurutnya, keberadaan tiga tempat ibadah tersebut melengkapi kebutuhan pendidikan siswa, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritual.

“Pendidikan tidak hanya semata untuk mengejar capaian nilai akademik, namun juga secara spiritual. Kami berharap fasilitas ini dapat membentuk kualitas anak didik tidak hanya secara akademik tapi juga secara spiritual,” ujarnya.

Musiin menyebut tempat ibadah yang sebelumnya menjadi impian sekolah kini telah terealisasi berkat semangat gotong royong berbagai pihak.

Untuk mendukung kenyamanan kawasan tersebut, halaman di sekitar tiga tempat ibadah rencananya juga akan dilengkapi paving dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri.(*)