Mangkir Panggilan Polisi, Dokter Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Malang Bakal Dipanggil Paksa

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

22 Mei 2025 17:44

Thumbnail Mangkir Panggilan Polisi, Dokter Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Malang Bakal Dipanggil Paksa
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Mohammad Sholeh saat dikonfirmasi terkait pemanggilan Dokter AY. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Polresta Malang Kota melakukan pemanggilan terhadap Dokter AY, terduga pelaku pelecehan seksual di Persada Hospital, Kamis 22 Mei 2025 pukul 10.00 WIB. Hingga mendekati pukul 13.00 WIB, keberadaan Dokter AY maupun kuasa hukum tak jua terlihat.

Langkah paksa akan diambil oleh pihak kepolisian jika Dokter AY kembali mangkir dari panggilan. Hal tersebut dikatakan oleh Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Mohammad Sholeh.

"Jadi kami akan memanggil lagi sekaligus kami akan melampirkan surat perintah membawa kehadiran dokter AY sebagai saksi terlapor (jika kembali tak memenuhi panggilan)," ujarnya.

Kompol Sholeh mengaku bahwa telah mengirimkan pesan untuk memberi informasi bahwa agenda pemanggilan dilakukan pada hari ini. Namun tidak ada respon yang diberikan oleh kuasa hukum Dokter AY.

"Sesuai dengan jadwal, jadi agenda pemanggilan Dokter AY memang hari ini. Tetapi kami tunggu sampai dengan jam 12.46 WIB ini mereka belum datang. Kami gak tahu, datang jam berapa. Tetapi kami tunggu," lanjutnya.

Sebelumnya kepolisian telah memanggil Dokter AY untuk mendalaman dugaan kasus pelecehan seksual yang dilaporkan oleh saksi korban QAR. Namun saat itu Dokter AY tidak memenuhi panggilan akibat sakit.

"Minggu lalu ada penundaan jadi dilakukan sekarang. Itu sesuai dengan permohonan dari kuasa hukum untuk menunda pemeriksaan karena sebelumnya Dokter AY sakit," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa pemanggilan tersebut untuk memperkuat kejelasan dugaan kasus pelecehan seksual yang telah terjadi. Mengingat hingga kini pihak kepolisian belum menetapkan tersangka pada kasus itu.

"Untuk menguatkan terkait dugaan pelecehan yang sudah dilalukan oleh yang bersangkutan. Pada waktu pemeriksaan awal itu dia dipanggil atau diundang, dan dimintai keterangan tetapi belum pada tataran penyidikan, masih penyelidikan," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang perempuan oleh seorang dokter di sebuah rumah sakit di Kota Malang, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Pihak rumah sakit menyatakan telah menonaktifkan dokter yang diduga terlibat. Terungkap dokter terduga pelaku pelecehan seksual itu bekerja di Persada Hospital. 

Baca Juga:
Beber Kronologi Kematian Yai Mim, Dokkes Polresta Malang Kota Sempat Berikan Pertolongan Pertama

Supervisor Humas Persada Hospital, Sylvia Kitty Simanungkalit mengatakan, bahwa pihaknya masih melakukan investigasi.

"Terkait pemberitaan yang beredar, kami mengkonfirmasi bahwa yang bersangkutan adalah dokter di Persada Hospital. Saat ini, yang bersangkutan telah dinonaktifkan sementara sambil menunggu proses investigasi internal yang sedang berjalan," ujarnya, Rabu, 16 April 2025. (*)

Baca Juga:
Yai Mim Meninggal Dunia, Polisi Resmi Hentikan Perkara Hukum
Baca Sebelumnya

Kebutuhan Hewan Kurban untuk Idul Adha 2025 di Kota Malang Diprediksi Meningkat

Baca Selanjutnya

Alami KDRT, Perempuan di Jombang Pilih Lapor Damkar daripada Polisi

Tags:

Polresta Malang Kota Dokter AY Dugaan Kasus Pelecehan Seksual pelecehan seksual Dokter Pelaku Pelecehan Seksual Kota Malang mangkir

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar