Malang Autism Summit 2024 Pertama Kali Digelar, Hapuskan Stigma pada Anak Autis

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

3 Okt 2024 12:47

Thumbnail Malang Autism Summit 2024 Pertama Kali Digelar, Hapuskan Stigma pada Anak Autis
Anak-anak autis yang datang di Malang Autism Summit 2024. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Malang Autism Summit 2024 akhirnya digelar pada 3-5 Oktober 2024 di Malang Creative Center (MCC). Di hari pertama kegiatan, salah satu fokus utamanya untuk menghapuskan stigma terhadap anak autis. 

Clinical Director Penawar Special Learning Centre Malaysia, Ruwinah Abdul Karim menjelaskan jumlah anak autis di Indonesia akan semakin meningkat tiap tahunnya. 

Pemerintah dan masyarakat harus diberikan edukasi agar dapat lebih inklusif dalam membuat kebijakan maupun hidup berdampingan dengan anak autis. 

"Saya juga mau menyeru pada masyarakat Indonesia, tolong dikurangi stigmanya berkaitan dengan anak berkebutuhan khusus. Mereka sama seperti kita, mau hidup sama seperti kita, membutuhkan yang sama seperti kita. Jadi ayo kita berjalan membantu anak anak autis ini," ujarnya, Kamis 3 Oktober 2024. 

Baca Juga:
Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Dari data yang telah dihimpun, terdapat hampir 2,4 juta anak autis di Indonesia dan dapat terus meningkat. Anak dengan autis diketahui ciri-cirinya sejak berusia 18 bulan namun baru dapt didiagnosis ketika mencapai umur 2 tahun 6 bulan. 

Untuk menyadarkan masyarakat dan pemerintah terkait pentingnya perhatian terhadap anak autis, juga dilakukan beberapa kegiatan. Mulai dari general conference, seminar, lokakarya, pameran dan juga konsultasi gratis bagi orang tua untuk mendiagnosis anaknya. 

"Autis ini tidak ada obat yang bisa kita kasih. Terapi seperti okupasi terapi, fisioterapi, terapi wicara, psikologi, itu sangat bisa membantu anak autis untuk menjadi lebih baik. Agar mencapai 80 persen kemandirian mereka," ujar perempuan dari Malaysia itu. 

Peserta yang datang pun berasal dari berbagai latar belakang dan juga daerah, bahkan dari Jakarta dan Sumatera. Dalam tiga hari kegiatan, sudah ada 3.000 peserta yang mendaftarkan diri pada Malang Autism Summit 2024. 

Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu

Rata-ata, anak autis mempunyai masalah dari segi komunikasi, seperti tidak bisa berbicara, hiperaktif, tantrum hingga kesulitan dalam bertingkah laku. Kendati demikian mereka memiliki IQ yang lebih tinggi dari anak normal lainnya. 

"Tapi dari segi IQ mereka sebenarnya lebih tinggi, lebih baik dari anak-anak biasa. Cuma mereka membutuhkan support yang lebih dari orang luar, supaya mereka bisa lebih berdikari di masa depan," tuturnya. 

Usai kegiatan Malang Autism Summit 2024, pihaknya akan menyerahkan sebuah piagam yang berisikan pernyataan maupun rekomendasi keapda pemerintah. Hal tersebut agar pemerintah dapat membuat kebijakan yang lebih inklusif bagi anak autis dan berkebutuhan khusus lainnya.(*)

Baca Sebelumnya

Ini Daftar 37 Desa di Sampang yang Dapat Tambahan DD 2024 dari Kemenkeu RI

Baca Selanjutnya

Laporan Awal Dana Kampanye Pilbup Malang: Salaf Rp200 Juta, Gus Rp200 Ribu

Tags:

Malang Autism Summit 2024 Anak Autis Kota Malang Stigma Anak berkebutuhan khusus

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

16 April 2026 18:38

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

16 April 2026 18:27

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

16 April 2026 15:35

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H