Maksud Hati Minta Bantuan Keuangan, Apa Daya 8 Kades di Sidoarjo Berurusan dengan Pengawas Kecamatan

Jurnalis: Fathur Roziq
Editor: M. Rifat

24 Okt 2023 06:44

Thumbnail Maksud Hati Minta Bantuan Keuangan, Apa Daya 8 Kades di Sidoarjo Berurusan dengan Pengawas Kecamatan
Pertemuan klarifikasi pada Jumat (20/10/2023) di kantor panwascam antara Panswascam Porong dengan para Kades peserta pertemuan yang diduga konsolidasi tim pemenangan caleg, Rabu (18/10/2023). (Foto: Panwascam Porong)

KETIK, SIDOARJO – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Porong tengah memelototi sepak terjang delapan kepala desa (Kades) di Kecamatan Porong. Mereka diduga terlibat pertemuan konsolidasi politik untuk pemenangan kandidat calon anggota legislatif (caleg) partai tertentu dalam Pemilu Legislatif 2024. Semua kompak beralasan membahas bantuan keuangan desa (BK).

Informasinya, delapan Kades itu ialah Kades Kebakalan (SN), Kades Kesambi (AK), Kades Lajuk (IS), Kades Kedungboto (AS), Kades Candipari (NH), Kades Pesawahan (PR), Kades Pamotan (MT), dan Kades Wunut (PH). Pertemuan yang diduga sebagai konsolidasi itu berlangsung di KUD Subur Makmur Desa Kesambi, Kecamatan Porong, pada Rabu (18/10/2023).

”Saya dengar yang hadir anggota dewan dari kabupaten dan provinsi,” ungkap seorang sumber yang mengaku tahu pertemuan tersebut. Dia juga melihat caleg-caleg itu mengenakan seragam partai politik. Malah, ada yang tampak membagikan sangu kepada peserta pertemuan. Uangnya merah-merah.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPM) Panwascam Porong Ahmad Baihaqi Abdillah mengatakan, pertemuan itu telah menjadi perhatian panwascam. Untuk sementara, mereka mengaku pertemuan itu hanya terkait bantuan keuangan (BK) anggota dewan kepada desa. Pengakuan diterima saat pemanggilan oleh panwas pada Jumat (20/10/2023).

Baca Juga:
Politik di Kota Probolinggo Tidak Rumit: Dekati, Dengar, Menang

Namun, Panwascam Porong tidak percaya begitu saja pengakuan para Kades tersebut. Sebab, ditemukan bukti-bukti yang berbeda dengan pengakuan mereka saat diklarifikasi panswascam. Ada daftar hadir, foto, dan bukti-bukti lainnya.

”Kami ada bukti daftar hadir dan lain-lainnya,” ungkap Baihaqi.

Dalam bukti itu juga terlihat bahwa yang hadir dalam pertemuan itu adalah dua anggota dewan sekaligus caleg berinisial EF dan KJ serta tim mereka. Selain itu, para Kades, perangkat desa, bahkan anggota badan perwakilan desa (BPD). Mereka bertanda tangan di atas daftar hadir.

Dikonfirmasi soal ini, Ketua Panwascam Porong Ahmad Faiz Al As’ari menjelaskan, delapan Kades itu sudah dipanggil untuk dimintai klarifikasi terkait kehadiran mereka dalam acara yang dihadiri oleh anggota dewan dan caleg berinisial EF dan KJ itu. Keduanya masih menjabat dan siap berkontestasi lagi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Baca Juga:
Komisi II DPR RI Ungkap Dampak Putusan MK terhadap Pemilu 2029

”Mereka (Kades, red) sudah kami panggil untuk dimintai klarifikasi,” katanya.

Awalnya, delapan Kades dipanggil satu per satu. Namun, mereka minta diklarifikasi secara bersama-sama oleh Panwascam Porong. ”Kami setujui permintaan mereka. Jadi, klarifikasinya secara bersama-sama,” ucapnya.

Bagaimana pengakuan mereka? Menurut Faiz, delapan Kades itu kompak mengaku bahwa kehadiran mereka tidak ada sangkut-pautnya dengan penguatan dan pemantapan tim sukses EF maupun KJ. Mereka bertemu EF karena ingin meminta Bantuan Keuangan (BK) Desa untuk pembangunan di desa masing-masing.

”Berdasar keterangan dari mereka (Kades, red), mereka juga berada di ruangan yang berbeda dengan kegiatan di sebelahnya,” terangnya.

Data yang diperoleh menyebutkan, delapan desa di Kecamata Porong tersebut memang menerima dana bantuan keuangan (BK). Itu terjadi berturut-turut selama 3 tahun.

Pada 2021, Desa Kebakalan menerima BK senilai Rp 100 juta, Kesambi menerima Rp 250 juta, Lajuk (Rp 240 juta), Kedungboto (Rp 100 juta), Pamotan (Rp 100 juta), Candipari (Rp 100 juta), Pesawahan (Rp 450 juta), dan Wunut (Rp 750 juta).

Pada 2022, Desa Kebakalan, Desa Lajuk, dan Desa Candipari tidak menerima dana BK. Tapi, Desa Kesambi menerima Rp 1,3 miliar, Desa Kedungboto Rp 150 juta, Desa Pamotan Rp 225 juta, Desa Pesawahan Rp 250 juta, dan Desa Wunut Rp 231 juta.

Bagaimana tahun anggaran 2023?  Desa Kebakalan menerima lagi dana BK Rp 200 juta, Kesambi Rp 200 juta, Lajuk Rp 200 juta, Kedungboto Rp 200 juta, Pamotan Rp 200 juta, Candipari Rp 400 juta, Pesawahan Rp 300 juta, serta Wunut Rp 200 juta. (*)

Baca Sebelumnya

Buka LKS 2023, Khofifah Berharap Siswa SMK Bisa Jadi Juragan

Baca Selanjutnya

KPU Jember Terima 309 Box Tinta Pemilu Logistik Tahap Pertama

Tags:

pemilu 2024 Kecamatan Porong Bawaslu Sidoarjo Panwascam Porong Pileg2024

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H