KETIK, TULUNGAGUNG – Mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Brawijaya Kediri yang mengikuti Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Magang Industri terjun langsung dalam berbagai kegiatan budidaya perikanan di Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Budidaya Air Tawar (UPT PBAT) Kabupaten Tulungagung.
Selama menjalani magang, mahasiswa terlibat dalam proses budidaya mulai dari pembenihan hingga pembesaran ikan. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemeliharaan benih, pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, sortasi ikan, hingga monitoring pertumbuhan ikan koi.
Program magang tersebut diikuti oleh dua mahasiswa Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan angkatan 2023, yakni Pinasti Rahayu dan Ananda Astri Eka Septi. Keduanya memperoleh pengalaman praktik lapangan sekaligus pembelajaran mengenai pengelolaan usaha perikanan secara langsung.
Tak hanya memperdalam keterampilan teknis budidaya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan MBKM juga menjadi sarana untuk mengasah kemampuan manajemen proyek, kerja sama tim, serta analisis usaha perikanan sebagai bekal menghadapi dunia kerja.
Baca Juga:
DKPP Jombang Gelar Bimtek Olahan Ikan, Mahasiswa MBKM UB Turut Ambil PeranPelaksanaan praktik MBKM Magang Industri berada di bawah naungan Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung. Mahasiswa ditempatkan di UPT PBAT Kabupaten Tulungagung yang berlokasi di Jalan Ki Mangun Sarkoro Nomor 4, Desa Ngreco, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Program magang berlangsung sejak 10 Februari hingga 20 Juni 2026.
UPT PBAT Kabupaten Tulungagung sendiri membudidayakan berbagai komoditas perikanan, baik ikan hias maupun ikan konsumsi. Untuk ikan hias, terdapat komoditas unggulan seperti ikan koi dan ikan koki yang dikenal memiliki kualitas baik. Sementara itu, ikan konsumsi yang dibudidayakan antara lain gurami dan lele.
Proses budidaya dilakukan secara terpadu, mulai dari pembenihan, pembesaran, hingga pemasaran hasil produksi kepada masyarakat dan pelaku usaha perikanan. Pengelolaannya juga memperhatikan aspek kualitas air, pemberian pakan, serta kesehatan ikan guna mendukung pertumbuhan yang optimal.
Keberagaman komoditas tersebut menjadikan UPT PBAT Kabupaten Tulungagung sebagai salah satu pusat pengembangan budidaya perikanan yang berperan dalam mendukung peningkatan produksi dan kualitas ikan di daerah.
Baca Juga:
Survei Mahasiswa MBKM UB Ungkap Keluhan Pedagang Ikan Soal Lonjakan Harga Plastik di MadiunKehadiran mahasiswa MBKM disambut hangat oleh jajaran Dinas Perikanan maupun pegawai UPT PBAT Kabupaten Tulungagung. Memasuki bulan ketiga pelaksanaan magang, mahasiswa terus mendapatkan arahan dan bimbingan langsung dari pembimbing lapang terkait teknik budidaya serta pengelolaan usaha perikanan.
Selain itu, mereka juga diberi kesempatan terlibat dalam berbagai aktivitas operasional, seperti pemeliharaan benih, sortasi ikan, pengelolaan kualitas air, hingga pendataan hasil produksi. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa sehingga lebih siap memasuki dunia kerja, khususnya di sektor perikanan dan budidaya ikan hias. (*)