Ludes Diburu Warga, Warung Tekan Inflasi Rutin Gelontorkan Berton-ton Bahan Pokok

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

27 Des 2023 11:47

Thumbnail Ludes Diburu Warga, Warung Tekan Inflasi Rutin Gelontorkan Berton-ton Bahan Pokok
Peninjauan Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes oleh Pj Wali Kota dan Diskopindag Kota Malang di Pasar Besar. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes yang diinisiasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang selalu ramai dikerumuni masyarakat. Setiap harinya Pemkot Malang selau menggelontorkan berton-ton bahan pokok di tiga lokasi yakni Pasar Terpadu Dinoyo, Pasar Besar, dan Pasar Blimbing. 

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi menjelaskan, tiap warung mendapat 5 ton beras Stabilisasi Pasokan Harga Pasar (SPHP) dan 5 ton beras merk lainnya. Tak hanya itu, 1-2 ton bawang merah dan bawang putih pun selalu habis terjual. 

"Kami juga memasok komoditas cabai sekitar 1-2 ton lebih, itu satu hari habis semua di tiap warung. Diskopindag mempersiapkan warung tekan inflasi ini untuk barang-barang yang mengalami fluktuasi dan kontribusi terhadap inflasi yang cukup tinggi," ujar Eko pada Rabu (27/12/2023).

Eko menjelaskan untuk komoditas beras, Pemkot Malang bekerjasama dengan Bulog Malang. Sedangkan untuk komoditas pertanian mulai dari bawang merah, bawang putih, cabai, didatangkan langsung dari petani serta pengepul baik dari Banyuwangi maupun Bali. 

Baca Juga:
Peluang Berkontribusi di Dunia Pendidikan, Pemkot Malang Buka Seleksi Anggota Dewan Pendidikan 2026–2030

"Ini bukan dijual rugi, kita jual dengan harga kulakan. Kemudian harga kita turunkan berapa persen kemudian sesuai dengan di bawah harga pasar. Seperti cabai hari ini kan sekitar Rp 80.000 karena kenaikannya, para pembeli ini banyak terus barang bakunya tidak ada. Akhirnya kita turunkan jadi Rp 55.000 per kilogram," lanjut Eko.

Foto Warga mengantre bahan pokok murah Warung Tekan Inflasi di Pasar Besar. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)Warga mengantre bahan pokok murah Warung Tekan Inflasi di Pasar Besar. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes ini akan dilanjutkan hingga momen perayaan Idul Fitri di tiga pasar. Namun tidak menutup kemungkinan warung tersebut dapat diterapkan di tiap kecamatan di Kota Malang. 

"Artinya bisa terjangkau oleh masyarakat. Warung ini sementara di tiga pasar dulu, nanti kita berlanjut sampai lebaran, bulan Maret akan kita siapkan terus. Bisa juga kita tambah lagi di tiap kecamatan ada," jelas Eko.

Baca Juga:
Banjir hingga Kemiskinan Masih Jadi Persoalan Klasik, Data Pemkot Malang Disorot Dewan

Sementara itu Sumarni selaku warga Polehan mengaku sangat terbantu dengan warung tersebut. Menurutnya harga-harga di Warung Tekan Inflasi lebih murah dibandingkan dengan yang dijual di pasaran.

"Beras Lahap di tempat lain Rp 62.000 di sini dapat harga Rp 57.000, gula di sini Rp 13.000, terus Minyakita biasanya Rp 15.000 ini dijual Rp 11.000. Di sini ada syaratnya, beras dibatasi, gula, minyak goreng dibatasi hanya dua, beli banyak tidak boleh. Ini untuk saya konsumsi sendiri," ujar Sumarni.(*)

Baca Sebelumnya

Wali Kota Surabaya Rangkul Ormas Madura, Ini yang Dibahas

Baca Selanjutnya

Sulfan Saukani Biang Kerok Yang Bikin Tomori Fc Juara di Turnamen Bupati Cup II Halsel 2023

Tags:

Warung Tekan Inflasi Pemkot Malang Diskopindag

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar