KETIK, SIDOARJO – Lima petinggi Pemkab Sidoarjo pensiun atau segera purnatugas pada 2026 ini. Mereka adalah para pejabat eselon II yang menduduki posisi strategis dalam karirnya. Sebagian sudah purnatugas, baru pamitan, maupun hanya tinggal menunggu satu atau berapa bulan. Belum ada rencana mutasi pejabat Pemkab Sidoarjo.

Para pejabat yang telah masuk masa pensiun itu adalah Kepala Disperindag Sidoarjo Widiyantoro Basuki, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidoarjo Dr Tirto Adi, dan Direktur RSUD Notopuro Sidoarjo dr Atok Irawan.

Adapun yang menjelang pensiun ialah Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo Noer Rochmawati dan Sekretaris DPRD Sidoarjo Hari Sucahyono. Noer Rochmawati akan memasuki masa pensiun pada 1 Juli 2026 mendatang. Hari Sucahyono baru pensiun pada 1 Oktober 2026. Semua pejabat eselon II tersebut memasuki masa purnatugas pada usia 60 tahun.

Widiantoro Basuki sudah mendahului pensiun pada 1 Maret 2026 lalu. Posisinya diisi oleh Happy Setianingtyas A.Y. SH MH. Hingga saat ini, Happy Setianingtyas masih menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo. Belum ada pejabat definitif.

Adapun dr Atok Irawan memasuki masa purnatugas pada 1 Juni 2026. Informasinya, mantan Asisten Administrasi Umum (Asisten 3) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sidoarjo itu digantikan oleh dr Prima Dessy Kusuma Rakhmawati MKes sebagai Plt Direktur. Sebelumnya dr Prima menjabat Wakil Direktur Pelayanan RSUD Notopuro.

Baca Juga:
Bupati Subandi Isi Liburan dengan Kunjungi Tetangga, Bantu Perbaikan Rumah

Suasana Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo sebelum acara pelepasan Kepala Disdikbud Sidoarjo Dr Tirto Adi pada Jumat (29 Mei 2026). (Foto: Istimewa)

Adapun Tirto Adi memulai masa purnatugas pada 1 Juni 2026. Dia telah mengadakan acara perpisahan di aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidoarjo pada Jumat (29 Mei 2026). Ucapan sambutan dan terima kasih bertebaran di berbagai media sosial beberapa hari terakhir.

Tirto Adi dikenal sebagai salah satu tokoh pendidikan. Baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional. Beragam penghargaan nasional pernah diraihnya. Banyak karya literasi pernah ditulisnya. Karena itu, Tirto Adi dijuluki sebagai Bapak Literasi Sidoarjo.

Kepada Ketik.com, Tirto Adi pernah menyatakan bahwa dirinya sudah mempersiapkan kader penerus tongkat estafet untuk memimpin Disdikbud Sidoarjo. Salah satu keberhasilan pemimpin adalah menyiapkan regenerasi yang baik. Nama itu pun telah disampaikan kepada Bupati Subandi.

Baca Juga:
Bupati Subandi Terima Opini WTP dari BPK Perwakilan Jatim untuk LKPD Pemkab Sidoarjo 2025

”Insya Allah sudah ada. Sudah saya sampaikan kepada Pak Bupati,” ungkap Tirto Adi saat melakukan sidak ke SDN Sidokepung 1 Buduran pada Sabtu (18 April 2026).

Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi tentang siapa Plt Kepala Disdikbud) Sidoarjo. Apakah Dr Lilik Sulistyowati SPd MPd (Bu Lis). Saat ini, Sulistyowati menjabat kepala Bidang (Kabid) Mutu Pendidikan di Disdikbud Sidoarjo. Atau, Plt Sekretaris Diskdikbud Sidoarjo Dr Netti Lastiningsih MPd.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo M. Misbachul Munir mengonfirmasi bahwa Plt Kepala Disdikbud Sidoarjo adalah Dr Netty Lastiningsih. 

Ketika dikonfirmasi melalui telepon, Bupati Subandi menyatakan hingga saat ini, belum ada rencana melakukan pengisian pejabat pengganti eselon II tersebut. Belum ada rencana mutasi pejabat Pemkab Sidoarjo dalam waktu dekat ini.

”Belum, belum, belum,” katanya singkat.

Namun, dalam berbagai kesempatan, Bupati Subandi menyatakan dirinya akan tetap membuka seluas-luasnya kesempatan bagi para pejabat eselon untuk mengikuti seleksi (shelter) dalam  mutasi pejabat Pemkab Sidoarjo. Baik yang sudah eselon II maupun di bawahnya. Termasuk, para camat yang telah memenuhi persyaratan.

Pengisian jabatan kosong dilakukan melalui seleksi terbuka. Termasuk, penilaian oleh Tim Penilia Kinerja (TPK) Kepegawaian dan wawancara masing-masing calon dengan Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian.

Sebab, selain mengisi jabatan-jabatan yang kosong, lanjut Bupati Subandi, dirinya juga bakal mengevaluasi kinerja para pejabat yang telah mengikuti mutasi pejabat Pemkab Sidoarjo pada Sabtu (10 Januari 2026) lalu. Dari pejabat eselon II sampai camat-camat. Ada waktu 6 bulan bagi mereka untuk menunjukkan kinerja terbaik.

”Jadi, saya minta tolong kepada semuanya. Kalau kinerja tidak bagus dalam waktu 6 bulan, akan kembali ada mutasi,” tegas Bupati Subandi saat menyampaikan sambutan pada Sabtu (10 Januari 2026). (*)