Libatkan 99 Persen Warga Lokal, SPPG Ngabab Pujon Mulai Distribusi ke 7 Sekolah

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Aziz Mahrizal

4 Mar 2026 16:18

Thumbnail Libatkan 99 Persen Warga Lokal, SPPG Ngabab Pujon Mulai Distribusi ke 7 Sekolah
Anggota DPRD Kabupaten Malang, bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Pujon didampingi oleh Kepala SPPG meninjau kesiapan SPPG Ngabab, Kecamatan Pujon, Rabu, 4 Maret 2026. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Sebanyak tujuh lembaga pendidikan di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, dijadwalkan mulai menerima distribusi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngabab pekan ini, setelah pelaksanaan uji coba perdana pada Rabu, 4 Maret 2026.

SPPG Ngabab memulai tahap running dengan distribusi terbatas sebagai bagian dari evaluasi kesiapan dapur dan sistem penyaluran.

Uji coba dilakukan pada pagi hari dengan menyasar para guru sebelum nantinya diberikan kepada siswa.

Mitra SPPG Ngabab, Sumiati, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal.

Baca Juga:
Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

“Tadi pagi kami melaksanakan uji coba kepada guru-guru terlebih dahulu. Untuk siswa belum kami distribusikan karena ingin memastikan kesiapan dapur dan mekanisme penyaluran. Siangnya dilanjutkan dengan peresmian,” ujarnya.

Dalam tahap uji coba itu, sebanyak 120 paket makanan kering dibagikan. Menu yang disiapkan meliputi buah pir, kurma, abon, dan roti.

Kepala SPPG Ngabab Pujon, Sumitro Micho, menyampaikan distribusi resmi kepada siswa akan dimulai Kamis dengan menyasar tujuh lembaga pendidikan di Desa Ngabab.

“Insya Allah hari Kamis mulai kami salurkan ke tujuh lembaga pendidikan di Desa Ngabab. Jumlah penerima manfaat pada minggu pertama kurang lebih 986 siswa,” katanya.

Baca Juga:
Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi Jabatan

Pada pekan kedua, cakupan layanan direncanakan diperluas ke sejumlah sekolah di wilayah Tawangsari. Secara keseluruhan, penerima manfaat diproyeksikan mencapai 2.264 siswa dari sekolah negeri maupun swasta.

Meski demikian, untuk sementara kelompok B3 yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita belum dapat dijangkau. Hal itu mempertimbangkan kesiapan dapur serta relawan yang masih dalam tahap awal operasional.

“Kami masih dapur baru dan relawan juga baru. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sementara kelompok B3 belum bisa kami layani. Insya Allah setelah Ramadan,” jelasnya.

Dalam hal pengadaan bahan baku, SPPG Ngabab memprioritaskan produk lokal. Desa Ngabab yang dikenal sebagai sentra sayur menjadi sumber utama pasokan bahan makanan melalui kerja sama dengan UMKM dan petani setempat.

“Kami mengambil bahan dari UMKM dan petani lokal Desa Ngabab. Untuk sayur, insya Allah tidak keluar dari desa. Kami memanfaatkan hasil tani masyarakat setempat,” ujarnya.

Terkait penggunaan susu, Sumitro menilai pemanfaatan susu pasteurisasi dari peternak sapi perah di Pujon dapat menjadi peluang mendukung ekonomi lokal. Namun, saat ini pihaknya masih mengikuti ketentuan yang mewajibkan penggunaan susu UHT.

“Secara konsep itu bagus untuk mendukung UMKM dan peternak lokal. Namun, aturan yang berlaku saat ini mengharuskan penggunaan susu UHT. Susu murni atau pasteurisasi lebih rentan basi, sedangkan UHT lebih aman dari sisi daya simpan dan distribusi,” terangnya.

Dari sisi sumber daya manusia, hampir seluruh relawan dapur SPPG Ngabab berasal dari masyarakat setempat.

“Kalau di petunjuk teknis minimal 30 persen tenaga kerja dari warga lokal. Di dapur kami sudah 99 persen berasal dari Desa Ngabab,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Rukhsah bagi Pekerja Berat Saat Ramadan, Ini Enam Syaratnya

Baca Selanjutnya

243 Warga Penyandang Disabilitas Kota Mojokerto Terima Bantuan Sosial Uang Tunai

Tags:

program MBG Dapur SPPG SPPG Ngabab Pujon Kabupaten Malang Kecamatan Pujon

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Koordinator Pedagang Diperiksa 3 Jam, Kejari Batu Kejar Aktor Kasus Pasar Among Tani

16 April 2026 16:37

Koordinator Pedagang Diperiksa 3 Jam, Kejari Batu Kejar Aktor Kasus Pasar Among Tani

Pemkot Batu Terima PSU 12 Perumahan, Nilai Aset Tembus Rp741 Miliar

16 April 2026 16:28

Pemkot Batu Terima PSU 12 Perumahan, Nilai Aset Tembus Rp741 Miliar

Pemkot Batu Siapkan Smart Integrated Farming, Dorong UMKM Pertanian Tembus Pasar Modern

16 April 2026 16:16

Pemkot Batu Siapkan Smart Integrated Farming, Dorong UMKM Pertanian Tembus Pasar Modern

Pemkot Batu Gencarkan Transaksi Nontunai, Sasar UMKM dan Pedagang

16 April 2026 14:46

Pemkot Batu Gencarkan Transaksi Nontunai, Sasar UMKM dan Pedagang

Siapa Terlibat? Kejari Batu Buru Aktor Utama Dugaan Jual Beli Kios Pasar Among Tani

16 April 2026 10:48

Siapa Terlibat? Kejari Batu Buru Aktor Utama Dugaan Jual Beli Kios Pasar Among Tani

Ada Apa? Sudah Pekan Kedua, Pendaftaran Sekda Kota Batu Masih Sepi Peminat

15 April 2026 19:56

Ada Apa? Sudah Pekan Kedua, Pendaftaran Sekda Kota Batu Masih Sepi Peminat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H