KETIK, TEGAL – Polres Tegal menangani insiden ledakan yang terjadi pada bus angkutan umum yang membawa suporter Bonek di jalur Tol KM 294+900 A, Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Minggu, 12 April 2026.
Peristiwa yang menimpa rombongan suporter tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.
Informasi kejadian diterima melalui laporan masyarakat yang disalurkan via Call Center 110 Polri. Berdasar laporan tersebut, personel Pamapta 3 Polres Tegal bersama jajaran Polsek Suradadi langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Setibanya di lokasi, petugas menemukan kondisi bus mengalami kerusakan parah pada bagian kabin depan sebelah kiri. Kaca kendaraan pecah berserakan dan pintu mengalami kerusakan.
Baca Juga:
Catat Tanggalnya! Turnamen Esports Kapolres Tegal Seri 2026 Digelar Bergilir di 18 PolsekDari hasil pemeriksaan sementara, sumber ledakan diduga berasal dari area bawah kursi sopir dan tercium bau menyengat yang menyerupai bahan peledak atau petasan.
Dalam insiden tersebut, satu korban mengalami patah tulang kaki, sementara tiga lainnya menderita luka bakar dan luka ringan. Seluruh korban segera dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di RS Siaga Medika Pemalang.
Perwira Pengendali Lapangan Pamapta 3 Polres Tegal, IPDA Taufik Kusuma Wardhana, menjelaskan bahwa kecepatan penanganan didukung oleh optimalisasi sistem pelaporan.
“Begitu laporan masuk melalui Call Center 110, kami langsung bergerak cepat menuju lokasi. Fokus utama kami adalah pengamanan TKP, evakuasi korban, serta memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Baca Juga:
Bupati Tegal Tegaskan ADPD 2027 Utuh, Pembangunan Desa Tak TerkendalaPetugas telah melakukan olah TKP awal, pendataan saksi dan korban, serta koordinasi dengan pihak rumah sakit dan koordinator rombongan.
Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan mendalam guna memastikan apakah menggunakan bahan berbahaya atau tidak.
Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, mengapresiasi kesiapsiagaan personel dan peran aktif masyarakat. Ia mengimbau warga untuk terus memanfaatkan layanan darurat 110.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian darurat melalui layanan 110. Respon cepat Polri adalah komitmen kami dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Polres Tegal memastikan situasi di lokasi telah aman dan kondusif. Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman penyelidikan untuk mengungkap kronologi dan penyebab pasti insiden tersebut. (*)