KETIK, ACEH SINGKIL – Usai menerima SK (Surat Keputusan), pengurus Lazisnu Aceh Singkil masa khidmat 2025-2030 langsung tancap gas menggelar rapat kepengurusan. 

Rapat tersebut dilaksanakan di kediaman Ketua Lazisnu Aceh Singkil Fauzan Chaniago. Agenda itu menghasilkan beberapa agenda kerja, di antaranya program kotak Koin NU pada gerakan SEIBU pada Minggu, 10 Mei 2026.

Rapat tersebut juga membahas persiapan pengurusan Izin operasional manajemen tim eksekutif Lazisnu agar memiliki legalitas dari PBNU sendiri.

Turut hadir dalam rapat tersebut Katib Syuriyah PCNU Aceh Singkil, Wakil Rais, Ketua Tanfid, Wakil Bendahara, dan Tim Eksekutif Manajemen Lazisnu PCNU Aceh Singkil.

Dalam kegiatan tersebut Pengurus Lazisnu PCNU Aceh Singkil juga langusng menyerahkan Kotak KOIN NU kepada perwakilan Pengurus NU Aceh Singkil yang ada disetiap Kecamatan.

Baca Juga:
Subuh di Masjid Bersejarah, Ustadz Yasirli: Manusia Cenderung Akan Berubah dalam 3 Keadaaan

Tim Manajemen Lazisnu Aceh Singkil, Tgk. Rahimi, S.Pd, terlihat langsung menyerahkan Kotak KOIN NU kepada Pengurus NU Kecamatan Danau Paris, Tgk. Salam Suardi.

Ketua Lazisnu Aceh Singkil, Tgk. H. Fauzan Chaniago, S.Ag.,MM, mengatakan bahwa Gerakan KOIN NU (Kotak Infak Nahdlatul Ulama) adalah inisiatif penggalangan dana infak secara masif dari warga Nahdliyin (umat) yang dikelola oleh LAZISNU untuk kemandirian finansial organisasi, kemaslahatan umat, dan pemberdayaan ekonomi sosial.

"Dengan prinsip 'dari NU, oleh NU, untuk NU', gerakan ini berfokus pada sedekah ringan dan konsolidasi akar rumput," kata Fauzan.

"Rencananya, ada seribu kotak KOIN NU yang sudah kita pesan untuk didistribusikan ke berbagai tempat, semoga program ini dapat berjalan dan sukses sehingga dapat membantu kemaslahatan umat," tukasnya. (*) 

Baca Juga:
Humas dan Penguat Dakwah Digital, PCNU Aceh Singkil Serahkan SK LTN NU 2025–2030