Lawan Kemiskinan, Sleman Luncurkan Program 'Satu Taskin' di Ngemplak

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Rahmat Rifadin

19 Feb 2026 19:31

Thumbnail Lawan Kemiskinan, Sleman Luncurkan Program 'Satu Taskin' di Ngemplak
Wabup Sleman, Danang Maharsa, menyerahkan bantuan paket renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara simbolis kepada warga dalam acara peluncuran Program Satu Taskin di Kapanewon Ngemplak, Kamis 19 Februari 2026. (Foto: Prokompim Sleman for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman resmi meluncurkan program Satu Taskin (Sinergi Aksi untuk Pengentasan Kemiskinan) di Kapanewon Ngemplak, Kamis, 19 Februari 2026. Inisiatif ini menandai babak baru penanggulangan kemiskinan berbasis wilayah dengan skema "keroyokan" yang melibatkan lintas sektor, mulai dari akademisi hingga pelaku usaha lokal.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), menegaskan bahwa persoalan kemiskinan tidak bisa hanya bertumpu pada anggaran pemerintah.

Program Satu Taskin hadir untuk menjembatani pemerintah, swasta, dan masyarakat melalui penciptaan sinergi sumber daya sehingga kontribusi setiap pihak menjadi lebih terarah dan efektif. Pernyataan tersebut disampaikan Danang usai memukul gong secara simbolis sebagai tanda peluncuran program di Kantor Kapanewon Ngemplak.

Berbeda dengan proyek konvensional, Satu Taskin di Ngemplak menonjolkan kekuatan kolaborasi pendanaan. Plt Panewu Ngemplak, Tri Akhmeriyadi, mengungkapkan bahwa untuk tahun 2026 ini rencana anggaran program telah terkumpul sebanyak Rp287 juta. Dana tersebut tidak hanya bersumber dari APBD, tetapi juga donasi kolektif dari ASN, Pamong Kalurahan, Karang Taruna, hingga lembaga zakat seperti BAZNAS dan Rumah Zakat. Sejumlah sektor privat mulai dari Bank Sleman, Bank BPD DIY, hingga pelaku usaha kuliner lokal seperti Mr Blangkon dan Bakso Pikul turut ambil bagian dalam skema ini.

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Tri merinci bahwa anggaran tersebut akan langsung dialokasikan untuk tiga pilar intervensi utama. Pertama adalah rehabilitasi fisik berupa renovasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan program jambanisasi. Kedua adalah jaring pengaman sosial melalui penyaluran paket sembako rutin bulanan bagi 15 warga paling membutuhkan. Ketiga adalah aspek pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan peningkatan kapasitas bagi 20 keluarga miskin agar dapat mandiri secara finansial.

Menariknya, program ini juga mendapatkan dukungan dari dunia akademik. Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Direktorat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat serta Lazis UNISIA ikut berkomitmen dalam pendampingan program serta memberikan rekomendasi intervensi kemiskinan yang berbasis data.

Danang Maharsa berharap intervensi yang dilakukan bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan berkelanjutan dengan dukungan rekomendasi ilmiah dari pihak kampus.

Dengan keterlibatan tokoh masyarakat, purnawirawan TNI, hingga pengusaha lokal, Program Satu Taskin diharapkan menjadi contoh atau pilot project bagi kapanewon lain di Sleman untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui model gotong royong modern yang terukur. (*)

Baca Juga:
Syawalan di Sleman, Sri Sultan HB X: Orang Arif Takut Melanggar Norma

Baca Sebelumnya

Ki Ageng Gribig, Punjer Syiar Islam di Timur Gunung Kawi

Baca Selanjutnya

Menko Zulhas Tinjau SPPG di Surabaya, Selama Ramadan MBG Ubah Pola Distribusi

Tags:

Satu Taskin Pemkab Sleman Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa Pengentasan Kemiskinan Sleman Kapanewon Ngemplak BAZNAS Sleman Kolaborasi Penanggulangan Kemiskinan UMKM Sleman Berita Sleman Terbaru Inovasi Sosial Sleman

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar