KETIK, SURABAYA – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur menggelar Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KPD) pada 18–24 Oktober 2026 di Gedung Kwarda Jawa Timur, Surabaya. Kegiatan ini diikuti 40 peserta utusan Kwartir Cabang se-Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas pelatih dan mengembangkan pendidikan kepramukaan.

Mengusung tema “Pembina Pramuka Unggul Produktif Berdampak”, kegiatan ini berfokus pada penguatan kemampuan pedagogis, metodologi pelatihan, serta penerapan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Wakil Ketua Kwarda Jawa Timur Bidang Pembinaan Anggota Dewasa, Kak Dr. H. Sopingi, A.P., M.M., menegaskan pentingnya inovasi agar Gerakan Pramuka tetap diminati generasi muda.

“Tantangan gerakan pramuka saat ini adalah ada pada bagaimana inovasi terus dilakukan, mengimbangi perkembangan era tekhnologi yang makin pesat, dan sehingganya gerakan pramuka terus bisa diminati oleh generasi muda,” ujar Kak Sopingi.

Dalam pelaksanaannya, KPD menerapkan pendekatan andragogi atau pendidikan orang dewasa melalui sistem pembelajaran segmental dengan tahapan DORA. Peserta juga mengikuti pembelajaran menggunakan Metode Kepramukaan, Experiential Learning, Active Learning, permainan, projek, serta pendekatan berbasis kinerja dan hasil.

Baca Juga:
JOTA-JOTI 2026 Berakhir, Kwarda Jatim Siapkan Target Baru untuk Pramuka

Berbagai metode tersebut bertujuan meningkatkan keterlibatan peserta sekaligus mengasah kemampuan menerapkan pengetahuan dalam kegiatan kepelatihan.

Melalui kegiatan ini, Kwarda Jawa Timur berharap para calon pelatih mampu meningkatkan kualitas pembinaan Pramuka di wilayah masing-masing. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan turut mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan memiliki kecakapan hidup di tengah tantangan era digital.(*)

Baca Juga:
Ajang JOTA-JOTI Kwarda Jatim 2026 Cetak Sejarah, Hadirkan Relawan Global AS