KETIK, MALANG – Kota Malang diterjang 240 kejadian banjir di sepanjang tahun 2025. Secara keseluruhan, terdapat peningkatan kejadian bencana sebesar 20 persen di tahun 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan pada 2024 tercatat 450 kejadian bencana yang didominasi 52 kejadian tanah longsor dan 49 kejadian cuaca ekstrem. Total kerugiannya pun diperkirakan mencapai sekitar Rp1,12 miliar.

Sedangkan di tahun 2025 bencana meningkat menjadi 540 kejadian yang didominasi oleh 240 kejadian banjir, disusul 114 kejadian cuaca ekstrem. Kejadian tersebut memberikan dampak pada 260 korban, terdiri dari 158 korban banjir, 53 korban tanah longsor, dan 49 korban cuaca ekstrem. 

"Sementara dari sisi kerugian, nilainya meningkat hampir dua kali lipat menjadi kurang lebih Rp2,2 miliar. Data ini menunjukkan bahwa bencana tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga memberikan dampak yang semakin besar," ujar Wahyu, Rabu, 7 Oktober 2026.

Menurutnya masyarakat harus turut serta dalam melakukan mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya banjir. Salah satunya dengan meningkatkan kesadaran untuk tidak membuang sampah di drainase maupun saluran air. 

Baca Juga:
Keren! Semeru Team UM Borong Dua Gelar Juara di KMHE 2026

"Pembersihan drainase, kegiatan sosialisasi itu kan agar masyarakat sadar juga bahwa terkait dengan banjir ini tidak hanya langkah-langkah yang dilakukan pemerintah saja, tetapi masyarakat juga bisa ikut secara sadar. Bahwa terkait dengan banjir ini salah satu penyebabnya juga kurang kesadaran masyarakat," lanjutnya. 

Selain kembali menggencarkan gotong royong, Wahyu menyebut Pemkot Malang telah melakukan upaya pencegahan banjir. Mulai dari perbaikan drainase, sosialisasi, hingga memastikan kesiapsiagaan masyarakat ketika menghadapi bencana. 

"Kita upaya untuk tidak terjadi banjir seperti tahun-tahun kemarin. Kita ada banyak langkah, termasuk juga dalam penanganan konstruksi, kemudian sosialisasi, juga ada simulasi yang kita lakukan agar banjir bisa kita minimalisir," ungkapnya. (*)

Baca Juga:
Semesta Buku Hadir di Taman Krida Budaya Malang, Berikan Diskon Besar-Besaran hingga 90%