Kota Kediri Raih Peringkat 2 Nasional Penurunan Stunting 2025

Jurnalis: Angga Prasetya
Editor: Mustopa

6 Feb 2026 14:59

Thumbnail Kota Kediri Raih Peringkat 2 Nasional Penurunan Stunting 2025
Kegiatan Bimtek aksi konvergensi pencegahan dan penurunan stunting di Kota Kediri (Foto: Humas Pemkot Kediri)

KETIK, KEDIRI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri meraih prestasi tingkat nasional sebagai daerah berkinerja baik dalam pencegahan dan penurunan stunting Tahun 2025. Kota Kediri meraih peringkat 2 dari 197 kabupaten/kota se-Indonesia.

Kepala Bappeda Kota Kediri, Ferry Djatmiko menjelaskan capaian ini menunjukkan konsistensi dan komitmen kuat Pemkot Kediri dalam menurunkan angka stunting secara berkelanjutan. Ia menyebut upaya penurunan stunting merupakan salah satu fokus utama pemerintah daerah.

"Pada tahun 2025, Kota Kediri meraih peringkat dua nasional. Harapan kita bersama, kalaupun belum bisa meraih peringkat satu, minimal kita bisa bertahan di peringkat dua. Karena daerah lain juga terus bergerak dan saling susul-menyusul,” kata Ferry saat membuka kegiatan Bimtek Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS),

Ferry menambahkan, kondisi stunting di Kota Kediri menunjukkan tren penurunan dari tahun ke tahun. Prevalensi stunting tahun 2025 tercatat sebesar 4,6 persen, turun dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 4,9 persen. Penurunan ini menjadi bukti efektivitas kolaborasi lintas sektor yang telah dijalankan.

Baca Juga:
Mbak Wali Kediri Hadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Perkuat Sinergi Riset untuk Kemandirian Daerah

Lebih lanjut, Ferry berharap pertemuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain menghadirkan narasumber dari tingkat provinsi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang komunikasi antarpemangku kepentingan agar tidak mengalami kesulitan dalam pelaksanaan dan pelaporan aksi konvergensi.

"Terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dan berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan baik agar tidak menemui kendala dalam pengisian Aksi Bangda," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bagus Budi Setya Afantri dari Bappeda Provinsi Jawa Timur selaku narasumber menjelaskan secara rinci persiapan pengisian Aksi Bangda.

Baca Juga:
Kota Kediri Perkuat Transformasi Digital Adminduk, Pastikan Layanan Inklusif Bagi Kelompok Rentan

Ia menyampaikan bahwa penetapan petugas data menjadi hal penting, yang terdiri dari operator, verifikator, dan approval.

"Operator bertugas menghimpun dan menginput data pelaksanaan aksi konvergensi ke dalam web Aksi Bangda. Verifikator melakukan pemeriksaan dan verifikasi data yang telah diinput, sementara approval bertanggung jawab memberikan persetujuan akhir terhadap data hasil verifikasi," terangnya. 

Selain itu, Bagus menjelaskan bahwa analisis situasi kecamatan mencakup empat komponen utama, yakni data sasaran, data dukung, data layanan, serta identifikasi kendala yang perlu diinput dalam sistem.

"Dengan pemahaman yang baik terhadap tahapan ini, diharapkan pelaksanaan Aksi Bangda di Kota Kediri dapat berjalan optimal dan mendukung capaian penurunan stunting secara berkelanjutan," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

5 Fakta Gempa Megathrust M 6,4 di Pacitan

Baca Selanjutnya

Gempa Megatrust di Pacitan Telan Satu Korban Jiwa, Belasan Bangunan Dilaporkan Rusak

Tags:

Pemkot Kediri Percepatan Penurunan Stunting Keluarga Berencana Mbak Wali Vinanda Prameswati BKKBN Generasi Emas

Berita lainnya oleh Angga Prasetya

Waspada Pinjol! MJB dan BRI Perkuat Literasi Keuangan Keluarga di Kediri

19 April 2026 18:21

Waspada Pinjol! MJB dan BRI Perkuat Literasi Keuangan Keluarga di Kediri

KAI Daop 7 Madiun Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal dari Stasiun Kediri, Antisipasi Kepadatan Acara Gus Iqdam

19 April 2026 06:38

KAI Daop 7 Madiun Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal dari Stasiun Kediri, Antisipasi Kepadatan Acara Gus Iqdam

Mbak Wali Tegaskan Komitmen SPMB Kota Kediri 2026/2027 Obyektif, Transparan, dan Tanpa Diskriminasi

17 April 2026 12:59

Mbak Wali Tegaskan Komitmen SPMB Kota Kediri 2026/2027 Obyektif, Transparan, dan Tanpa Diskriminasi

Penyerahan 44 SHM dan 12 Sertifikat PSU, DAK TPPKT 2025 Tuntaskan Kawasan Kumuh di Ketami Kota Kediri

16 April 2026 16:45

Penyerahan 44 SHM dan 12 Sertifikat PSU, DAK TPPKT 2025 Tuntaskan Kawasan Kumuh di Ketami Kota Kediri

Mbak Wali Kediri Hadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Perkuat Sinergi Riset untuk Kemandirian Daerah

15 April 2026 19:20

Mbak Wali Kediri Hadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Perkuat Sinergi Riset untuk Kemandirian Daerah

KAI Daop 7 Madiun Resmi Operasikan KA Bangunkarta dan Singasari Stainless Steel New Generation, Cek Fasilitas Mewahnya!

15 April 2026 16:14

KAI Daop 7 Madiun Resmi Operasikan KA Bangunkarta dan Singasari Stainless Steel New Generation, Cek Fasilitas Mewahnya!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend