Kontraktor Tidak Profesional, Proyek Strategis Kabupaten Blitar Lambat

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

29 Agt 2023 02:26

Thumbnail Kontraktor Tidak Profesional, Proyek Strategis Kabupaten Blitar Lambat
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Blitar saat sidak proyek strategis pemerintah Gedung ICU RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar, Senin (29/8/2023) (foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Komisi III DPRD Kabupaten Blitar kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di proyek pembangunan Gedung ICU RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Hasilnya masih mengecewakan karena progres pengerjaan proyek strategis senilai Rp 27 miliyar ini, dianggap semakin memburuk.

Pada sidak pertama, Kamis (10/8/2023) lalu, ditemukan keterlambatan tujuh persen dalam proyek yang digarap PT Pri Yaka Karya ini. Pada sidak kedua ini, Komisi III mendapati keterlambatan progres penggarapan hingga 20,8 persen.

"Kemarin terlambat tujuh persen, sekarang malah 20,8 persen, artinya kan tidak ada perbaikan, tenaga kerjanya pun kurang. Pada sidak pertama kemarin katanya siap untuk nambah, tapi nyatanya tidak. Ternyata, kendalanya di permodalan," ungkap Aryo Nugroho, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Senin (28/8/2023).

Pantauan media ini, perwakilan PT Pri Yaka Karya yang hadir, beralasan, masalah permodalan ini disebabkan karena belum adanya uang muka yang diterima. 

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Sontak, jawaban ini langsung mendapat semprotan dari salah satu anggota Komisi III, Sunarto, yang menganggap pihak kontraktor tidak profesional, lantaran hal tersebut sudah diatur dalam kontrak.

"Memang tidak ada uang muka, dengan harapan kamu itu punya uang, kontraktor itu kudu bondo (punya modal), memang kontraknya bilang gitu. Pengguna jasa dalam hal ini pengguna anggaran, mencari kontraktor yang profesional. Ternyata, kontraktornya enggak profesional, enggak punya uang," tegas Sunarto pada perwakilan PT Pri Yaka Karya di lokasi.

Sunarto juga menyebut, dengan keterlambatan ini, pihak kontraktor telah melanggar perjanjian kontrak yang telah disepakati. "Ini sudah telat lagi, berarti sudah melanggar perjanjian kontrak yang telah kita sepakati. Karena kontraktornya enggak punya uang, pekerjaan jadi enggak sesuai dengan target," sambungnya.

Anggapan ketidakprofesionalan kontraktor ini, juga datang dari Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Sugianto. Dirinya bahkan merencanakan usulan pemanggilan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) untuk mengevaluasi hal ini.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

"Yo jelas enggak lah (tidak profesional), nyatanya kayak gitu. Makanya, ini jadi evaluasi kita bersama, mungkin dalam waktu dekat kita panggil BPBJ. Ini lho, kok iso (kok bisa) menang, PT koyok ngene lho kok iso menang (PT seperti ini kok bisa menang)," ujarnya.

Dirinya pun menjelaskan, Komisi III menemukan bahwa kontraktor telah tiga kali mendapat surat teguran dan sekali mendapat Show Cause Meeting (SCM) dari konsultan pengawas.

"Memang pembangunan Gedung ICU ini penuh dengan masalah. Intinya adalah ketidaksiapan modal dari pihak pemenang. Ketika SCM 2 nanti, seandainya mau, sebenarnya pihak RSUD bisa memutus atau bagaimana pekerjaan ini di-take over, jika tidak ada banding dari pihak pemenang," imbuh Sugianto.

Komisi III pun masih akan terus memantau perkembangan pembangunan Gedung ICU Ngudi Waluyo ini. Pihak legislatif mengaku tidak ingin kontraktor mengejar target semata, dan mengorbankan kualitas bangunan.

Sementara itu, perwakilan PT Pri Yaka Karya yang ada di lokasi pembangunan, Fahrul Rozi, mengakui keterlambatan yang terjadi karena kendala modal.

"Sebenarnya karena perusahaan ini punya banyak pekerjaan, ada tiga proyek. Awalnya, untuk proyek ini sudah kami siapkan sekitar Rp 7 Miliyar, tapi karena kemudian menang lagi di dua proyek lainnya, terpaksa harus dibagi. Karena kalau mundur bisa di-blacklist kita pak," jelasnya.

Kendati dihantam masalah permodalan, ia mengklaim masih sanggup menyelesaikan proyek pembangunan empat lantai gedung ICU ini. "Kita sedang berusaha mencari sumber pendanaan lain, saya yakin jika sudah ada dananya, kami bisa mengejar ketertinggalan ini," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Gus Muhdlor Target Betonisasi di Tarik Rampung Desember

Baca Selanjutnya

Nekat Cabuli Tetangga, Pemuda Pengangguran Ditangkap Polisi

Tags:

Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Kabupaten Blitar Kontraktor tidak profesional Geram Proyek strategis

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

9 April 2026 12:45

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

7 April 2026 18:44

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

Gus Tamim Dorong Revolusi Pertanian dari Desa, Greenhouse Jadi Simbol Kemandirian Petani Blitar

7 April 2026 11:40

Gus Tamim Dorong Revolusi Pertanian dari Desa, Greenhouse Jadi Simbol Kemandirian Petani Blitar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar