Kisah Miun, Menyambung Hidup dari Jualan Pakan Burung di Alun-alun Merdeka Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

8 Feb 2024 08:00

Headline

Thumbnail Kisah Miun, Menyambung Hidup dari Jualan Pakan Burung di Alun-alun Merdeka Kota Malang
Miun, penjual pakan burung yang ada di Alun-Alun Merdeka Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Miun (50) merupakan seorang warga Madura yang memutuskan untuk merantau dan mengadu nasib di Kota Malang. Setiap harinya Miun datang ke Alun-Alun Merdeka Kota Malang untuk berjualan pakan burung.

Kondisi Alun-Alun Merdeka Kota Malang yang dipenuhi dengan burung-burung, ia tangkap sebagai peluang untuk menyambung hidup. Ia mengaku telah berjualan pakan burung di sana sejak tahun 90 an.

Sejak pagi hari ia rutin menunggu kedatangan masyarakat yang ingin menikmati suasana di tempat hiburan gratis Kota Malang itu.

"Saya jualan pakan burung sudah sejak lama, dari tahun 90an. Setiap hari jualan pakan burung sama jadi loper koran," ujar Miu, saat ditemui pada Kamis (8/2/2024).

Banyak pengunjung yang datang untuk membeli pakan burung dagangannya. Biasanya pembeli berasal dari kalangan remaja ataupun orang tua yang membawa anak kecil.

Foto Para masyarakat yang asyik bermain dan memberikan makan pada burung di Alun-Alun Merdeka Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)Para masyarakat yang asyik bermain dan memberikan makan pada burung di Alun-Alun Merdeka Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

Miun membawa sekitar 400 bungkus kecil pakan burung. Untuk satu plastik kecil ia jual seharga Rp 1.000 saja. Menurutnya ramai atau tidak dagangannya bergantung pada tingkat kunjungan masyarakat.

Pada saat akhir pekan atau hari-hari libur, pakan burung yang ia bawa selalu ludes terjual. Namun kondisi tersebut akan berbeda apabila hujan sedang turun.

"Tidak pasti berapa habisnya pakan burung. Tapi kalau paling laku itu bisa sampai habis dagangannya. Tergantung pengunjung juga, asal tidak hujan. Saya biasanya satu kantong kresek begini isinya 400 bungkus," lanjutnya.

Saat ramai pengunjung, ia dapat berjualan sampai pukul 14.00 WIB. Namun tak jarang Miun harus membawa pulang sisa dagangannya yang hanya laku 200 - 300 bungkus.

"Ini saya pakannya beli langsung jadi, tidak buat sendiri. Jadi saya beli terus saya kemas sendiri," sambungnya.

Ia mengaku senang berjualan pakan burung meskipun penghasilan yang ia terima tidak seberapa. Banyak masyarakat khususnya anak-anak yang merasa senang dapat bermain dan memberi makan burung-burung yang ada.

"Senang jualan ini karena di sini banyak burung dan ramai orang-orang yang kasih makan burung, terus foto-foto," sebut Miun.

Penghasilan tersebut cukup untuk ia gunakan untuk menghidupi dirinya sendiri dan keluarga yang kini tinggal di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Miun sendiri memiliki seorang istri dan tiga orang anak, dengan dua di antaranya masih duduk di bangku sekolah.

"Namanya manusia pasti ada rasa cukup dan tidak cukup. Kalau dibuat cukup ya akan cukup, tapi buat saya sudah dan yang penting mensyukuri dan dinikmati saja. Meskipun kita dapat rezeki banyak kalau tidak disyukuri ya hampa rasanya," tutupnya. (*)

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar
Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota
Baca Sebelumnya

Viral Ahok Sebut Jokowi Tak Bisa Kerja, Ini Maksud Penjelasan BTP

Baca Selanjutnya

Ratusan Santri-Kyai se-Eks Karesidenan Bojonegoro Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud

Tags:

Penjual Pakan Burung Alun-Alun Merdeka Kota Malang Taman Hiburan Kota Malang Burung Alun-Alun

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar