KETIK, BANDUNG – Peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan gotong royong. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Faisal Radi Sukmana saat menyaksian penampilan Seni Reak dari Karang Taruna Aspirasi Sembilan di Jalan Cikijing, Desa Linggar Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Minggu (17/8/2026).

Pertunjukan Seni Reak yang dibawakan anak-anak muda tersebut menjadi bagian dari semarak peringatan 17 Agustus sekaligus ruang bagi generasi muda untuk menampilkan kesenian tradisional di tengah masyarakat. 

Faisal menyambut kedatangan mereka dan mengapresiasi serta memberikan dukungan terhadap kreativitas dan aktivitas positif anak-anak muda di wilayah daerah pemilihannya.

Bagi anggota Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bandung ini, peringatan HUT Kemerdekaan RI bukan hanya kegiatan seremonial maupun perlombaan. Justru di tingkat masyarakat, momentum 17 Agustus dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, gotong royong dan rasa memiliki terhadap lingkungan.

“Bagi saya, peringatan HUT Kemerdekaan RI bukan hanya kegiatan seremonial atau perlombaan semata. Justru di tingkat masyarakat, momentum 17 Agustus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap lingkungan,” kata dia.

Baca Juga:
Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026, Pangdam: Silakan Masyarakat Hadir dan Nikmati

Menurutnya, kedatangan anak-anak Tarka dengan menampilkan seni reak menunjukkan bahwa generasi muda memiliki cara sendiri dalam menghidupkan suasana kemerdekaan sekaligus mempertahankan ruang bagi seni budaya di lingkungannya.

Ia mengatakan, khususnya di wilayah daerah pemilihannya, dirinya ingin tetap hadir memberikan dukungan kepada masyarakat, terutama anak-anak muda dan Karang Taruna yang aktif menggerakkan berbagai kegiatan positif.

“Karena itu, khususnya di wilayah dapil saya, saya ingin hadir dan ikut memberikan dukungan kepada masyarakat, terutama anak-anak muda dan Karang Taruna yang dengan semangatnya menggerakkan kegiatan di lingkungannya.”

Faisal menilai aktivitas seni dan kebudayaan yang digerakkan generasi muda tidak hanya penting sebagai hiburan, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan kebersamaan antarwarga. Dalam konteks peringatan kemerdekaan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi salah satu cara sederhana untuk meneruskan semangat gotong royong dari generasi ke generasi.

Baca Juga:
500 Pendaki Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno, Gubernur Khofifah Bangga dengan Semangat Peserta

“Kemerdekaan ini diperjuangkan dengan kebersamaan, maka cara kita merawatnya hari ini juga harus dengan kebersamaan. Saya ingin semangat 17 Agustus bukan hanya terasa satu hari, tetapi menjadi energi untuk terus membangun lingkungan dan Kabupaten Bandung bersama-sama,” pungkasnya. (*)