Kematiannya Dianggap Tak Wajar, Makam Perempuan 53 Tahun di Sampang Dibongkar

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Mustopa

24 Jul 2024 08:44

Thumbnail Kematiannya Dianggap Tak Wajar, Makam Perempuan 53 Tahun di Sampang Dibongkar
Proses pembongkaran makam terduga penganiayaan oleh jajaran Satreskrim Polres Sampang di TPU Desa Mambulu Barat (Foto: Mat Jusi/Ketik.co.id)

KETIK, SAMPANG – Makam seorang perempuan di Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terpaksa harus dibongkar. Pembongkaran ini dilakukan karena meninggalnya perempuan bernama Siti Nur Aisyah (53) warga asal Desa Mambulu Barat ini dinilai tak wajar.

Pembongkaran makam Siti Nur Aisyah di tempat pemakaman umum (TPU) setempat dilakukan oleh keluarganya dengan dibantu petugas dari Polsek Tambelangan, Polres Sampang dan Tim dari Polda Jatim, Rabu (24/07/2024).

Kuasa hukum korban, Nurul Fariati mengatakan, Siti Nur Aisyah ini meninggal pada Desember 2023. Namun kematiannya dinilai tidak wajar.

"Ada tanda-tanda goresan tanah di kukunya dan bekas diseret di dekat sumber air di Desa Mambulu Barat", ujarnya.

Baca Juga:
Sidang Pembunuhan di PN Palembang, Istri Korban Ungkap Detik-Detik Joko Samara Ditemukan Tak Bernyawa

Munculnya beberapa kejanggalan ini, kata Nurul Fariati, yang mendorong keluarga korban untuk melakukan pembongkaran makam guna melakukan autopsi dan ekshumasi untuk mencari bukti penyebab kematian Siti Nur Aisyah.

"Apakah Siti Nur Aisyah merupakan korban pembunuhan atau bukan, karena sebelumnya korban sehat-sehat saja", jelasnya dengan tegas.

Tak hanya itu, Nurul Fariati juga mengungkapkan terkait alasan baru sekarang dilakukan autopsi dan pembongkaran. Padahal jeda waktunya terbilang cukup lama.

Foto Proses pembongkaran makam terduga penganiayaan oleh jajaran Satreskrim Polres Sampang di TPU Desa Mambulu BaratProses pembongkaran makam terduga penganiayaan oleh jajaran Satreskrim Polres Sampang di TPU Desa Mambulu Barat (Foto: Mat Jusi/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Pelaku Mutilasi Ibu di Lahat Ditangkap, Habisi Demi Judi Online

Menurutnya, dulu keluarga korban tidak tahu dan tidak didampingi pengacara. Jadi tidak mengerti bagaimana proses pelaporan pidana dugaan pembunuhan ini dilakukan.

"Keluarga Siti Nur Aisyah awalnya panik dan sempat menolak untuk dilakukan autopsi dan ekshumasi. Namun, setelah diberikan penjelasan bahwa sampai kapanpun tidak akan diproses penyelidikan sebelum pihak keluarga bersedia melakukan autopsi dan ekshumasi terhadap jenazah", imbuhnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, penyebab kematian Siti Nur Aisyah ini, apakah diracun atau kekerasan bisa ditentukan secara medis bukan secara persepsi. 

"Sebab, Siti Nur Aisyah hilang di malam hari, dan paginya sudah ditemukan meninggal dengan tidak wajar. Pada waktu itu keluarga panik dan tidak melakukan laporan ke polisi," tuturnya.

Baru beberapa hari kemudian sempat masuk ke pengaduan masyarakat dan dilanjutkan ke laporan polisi.

"Kami berharap agar proses ini cepat dan dengan adanya autopsi dan ekshumasi ini menambah bukti-bukti agar kasus kematian Siti Nur Aisyah ini menjadi jelas," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Marak Kecelakaan, DLH Kota Malang Akan Tinggikan Kanstin Jalan Veteran

Baca Selanjutnya

Tata Sabet Gelar Miss Supranational 2024, Bukti Dukungan Mustika Ratu bagi Perempuan Indonesia

Tags:

Pembongkaran Makam Siti Nur Aisyah pembunuhan Makam Dibongkar Kriminal Kematiannya Tak Wajar

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

15 April 2026 19:22

Gedung Baru Puskesmas Karang Penang Sampang Resmi Beroperasi, Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Ketua DPD NasDem Sampang Kecam Cover Tempo soal Isu Merger: Partai Politik Bukan Perusahaan

15 April 2026 19:11

Ketua DPD NasDem Sampang Kecam Cover Tempo soal Isu Merger: Partai Politik Bukan Perusahaan

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

14 April 2026 09:00

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

14 April 2026 06:00

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H